Sinergi Bersama: Polres Kediri Kota, Bapenda dan Jasa Raharja Diperkuat untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

Berita Krisnanewstv.com || Kediri Kota – Upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat terus diperkuat melalui koordinasi lintas instansi. Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si., menerima silaturahmi jajaran UPT Pengelolaan Pendapatan Daerah (PPD) atau Bapenda Kediri bersama PT Jasa Raharja Cabang Kediri, Kamis (10/9/2026).
Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Kapolres sekitar pukul 10.00 WIB tersebut menjadi forum untuk membahas sejumlah persoalan pelayanan publik, khususnya yang berkaitan dengan Samsat, administrasi kendaraan bermotor, keselamatan lalu lintas hingga pemanfaatan kamera pengawas atau CCTV.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko, S.I.K., M.I.K., Kasat Lantas AKP Septia Intan Putri, S.T.K., S.I.K., M.H., Kanit Regident Iptu M. Adnan Kohar serta Kanit Gakkum Ipda Andi Anang Dwi Fauzi Sulaiman, S.Tr.K.
Dari UPT PPD/Bapenda Kediri, hadir Kepala UPT PPD/Bapenda Aries Yudhanata, S.E., M.AP., bersama Adpel Samsat Kediri Ahmad Subianto, S.E. Sedangkan dari PT Jasa Raharja Cabang Kediri hadir Kepala Cabang Nur Asnawi Azis, S.E., M.M., serta Penanggung Jawab Bidang Teknik Ivan Ainur Rahman, S.H.
Dalam kesempatan tersebut, Aries Yudhanata menyampaikan bahwa kunjungan tersebut selain sebagai silaturahmi juga menjadi sarana memperkuat komunikasi antarlembaga dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, terutama di lingkungan Samsat.
Salah satu layanan yang akan disosialisasikan yakni SAKTI atau Samsat Kunjung Instansi. Program dari Bapenda Jawa Timur melalui UPT PPD tersebut merupakan layanan jemput bola yang bertujuan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya untuk pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sekaligus pengesahan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).
Aries juga menjelaskan bahwa kondisi fasilitas di lingkungan Samsat Kediri secara umum masih dalam keadaan baik. Sementara itu, program pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor telah berakhir pada 31 Agustus 2026.
Dari pihak Jasa Raharja, Nur Asnawi Azis menyampaikan bahwa situasi kecelakaan lalu lintas di wilayah Kota Kediri secara umum relatif aman. Tingkat kecelakaan di wilayah kota disebut masih lebih rendah dibandingkan wilayah kabupaten.
Jasa Raharja, lanjutnya, tetap berkomitmen memastikan hak masyarakat yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas dapat terpenuhi. Santunan diberikan tanpa potongan serta dilakukan pengecekan secara berkala guna memastikan bantuan diterima oleh pihak yang berhak.
Menanggapi berbagai hal tersebut, Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto menekankan pentingnya keterbukaan komunikasi dan koordinasi lintas instansi. Menurutnya, sinergi diperlukan agar setiap persoalan pelayanan masyarakat dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti.
“Jika ada anggota saya yang nakal di Samsat, silakan laporkan kepada saya, termasuk jika ada hal terkait pelayanan kepada masyarakat,” tegas Kapolres.

Kapolres juga memberikan perhatian terhadap kondisi kendaraan layanan SIM keliling yang saat ini mengalami kerusakan berat. Ia mendorong agar persoalan tersebut segera dikoordinasikan sehingga dapat dilakukan upaya perbaikan maupun pengadaan kendaraan pengganti.
Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Septia Intan Putri menjelaskan, kendaraan layanan SIM keliling tersebut telah mengalami kerusakan berat sejak 2020. Untuk keberlanjutan pelayanan, pihaknya akan mengusulkan pengadaan kendaraan SIM keliling melalui Polda.
Pembahasan juga menyentuh persoalan keselamatan masyarakat di sekitar kawasan sekolah. Kapolres menyebut potensi kecelakaan di sejumlah titik menjadi salah satu perhatian sejak dirinya mulai menjabat, termasuk aktivitas kendaraan di Jalan Veteran pada jam masuk sekolah.
Menurutnya, kondisi kendaraan yang mengantar siswa kemudian melakukan putar balik perlu menjadi perhatian bersama guna mencegah terjadinya gangguan maupun kecelakaan lalu lintas.
“Yang penting ke depan kita saling komunikasi, terutama terkait kebijakan yang mungkin berpotensi mendapat reaksi dari masyarakat. Mungkin kami bisa dikabari,” ujar Kapolres.
Selain persoalan lalu lintas, Polres Kediri Kota juga tengah melakukan pendataan terhadap keberadaan kamera pengawas atau CCTV yang dimiliki kepolisian maupun Pemerintah Daerah.
Pendataan tersebut bertujuan untuk mengoptimalkan fungsi CCTV sebagai pendukung pemantauan situasi keamanan serta membantu penanganan berbagai kejadian menonjol, antara lain tindak kriminalitas, kecelakaan lalu lintas maupun kegiatan unjuk rasa.
Terkait rencana sosialisasi program SAKTI, Kasat Lantas meminta UPT PPD/Bapenda Kediri menyampaikan koordinasi secara resmi melalui surat. Dengan mekanisme tersebut, seluruh pihak dapat mempersiapkan pelaksanaan kegiatan secara bersama-sama dan terkoordinasi.
Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan ditutup dengan foto bersama. Sinergi antara kepolisian, Bapenda dan Jasa Raharja diharapkan dapat semakin memperkuat kualitas pelayanan publik sekaligus mendukung terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kota Kediri.
Masyarakat diimbau memanfaatkan layanan resmi yang tersedia serta segera menyampaikan laporan apabila menemukan kendala atau dugaan penyimpangan dalam pelayanan publik. Koordinasi dan komunikasi yang terbuka antara masyarakat dengan instansi terkait diharapkan dapat membantu menciptakan pelayanan yang transparan, cepat dan responsif.(hms)
Jurnalis: Mohamad Yunus
