Kirab Budaya Nusantara SDN 1 Sumbermanjingkulon Meriah, Angkat Pesona Keberagaman Budaya

MALANG, Krisnanewstv.com — Semarak keberagaman budaya Nusantara tampak dalam kegiatan Kirab Budaya Nusantara yang digelar SDN 1 Sumbermanjingkulon, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, Sabtu (5/9/2026).

Mengusung tema “Pesona Budaya Nusantara, Menyatu dalam Keberagaman”, kegiatan Carnaval 2026 tersebut berlangsung meriah. Para siswa tampil dengan berbagai kreasi dan nuansa budaya Nusantara yang menggambarkan kekayaan tradisi Indonesia.

Bukan sekadar menghadirkan hiburan, kirab budaya ini juga menjadi bagian dari upaya sekolah menanamkan kecintaan terhadap budaya Indonesia sejak usia dini. Para siswa diajak mengenal, menghargai sekaligus menunjukkan bahwa keberagaman merupakan kekuatan yang mampu menyatukan masyarakat.

Kepala SDN 1 Sumbermanjingkulon, Friska Ayu, S.Pd., mengatakan kegiatan tahun ini melibatkan seluruh siswa dari kelas 1 hingga kelas 6. Tidak hanya siswa, kegiatan juga mendapat dukungan dari wali murid, komite sekolah, serta para guru.

“Carnaval tahun 2026 ini melibatkan 201 murid kelas 1 sampai 6, kemudian 47 wali murid, 3 anggota komite, serta 13 guru,” ujar Friska Ayu kepada awak media.

Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam menyukseskan kegiatan. Kebersamaan antara siswa, guru, orang tua dan komite menunjukkan bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di dalam ruang kelas, tetapi juga dapat diwujudkan melalui kegiatan yang membangun kreativitas dan kebersamaan.

Antusiasme peserta terlihat dari beragam penampilan dan kreasi yang ditampilkan. Setiap peserta membawa warna tersendiri, mencerminkan semangat kebhinekaan serta kekayaan budaya yang dimiliki bangsa Indonesia.

Melalui kegiatan tersebut, SDN 1 Sumbermanjingkulon berharap generasi muda tidak hanya mengenal budaya Nusantara, tetapi juga memiliki rasa bangga untuk menjaga dan melestarikannya.

Kirab Budaya Nusantara pun menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara sekolah dan masyarakat. Di tengah keberagaman yang ada, seluruh peserta menunjukkan satu pesan sederhana: berbeda budaya bukan alasan untuk terpisah, melainkan kekuatan untuk bersatu.

Arifpin
Krisnanewstv.com

8