Kunci Jatuh ke Selokan Dalam, Respons Cepat Damkar Kota Kediri Berhasil Membantu Warga

Berita Krisnanewstv.com || Kediri — Respons cepat petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Kediri kembali membantu warga dalam situasi yang membutuhkan penanganan segera. Kali ini, tim Damkar dikerahkan untuk mengambil kunci milik seorang warga yang terjatuh ke dalam selokan saluran pembuangan air di depan MTsN 2 Ngronggo, Kota Kediri, Kamis (3/8/2026) malam.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.14 WIB. Kunci milik warga bernama Yunus itu secara tidak sengaja terjatuh ke dalam saluran pembuangan air yang cukup dalam dan memiliki lubang berukuran sempit, sehingga sulit diambil secara manual.

Yunus kemudian menghubungi Call Center Aduan Mbak Wali 112 untuk meminta bantuan. Laporan tersebut diteruskan kepada Damkar Kota Kediri untuk mendapatkan penanganan.

Tidak berselang lama, sekitar 10 hingga 15 menit setelah laporan diterima, satu tim Damkar Kota Kediri yang beranggotakan empat personel tiba di lokasi. Tim tersebut dipimpin oleh Hendra.

Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan upaya evakuasi kunci menggunakan peralatan khusus. Kondisi saluran yang dalam serta lubang yang relatif kecil membuat petugas perlu menggunakan alat untuk menjangkau benda yang berada di dalam saluran.

Setelah sekitar 5 hingga 10 menit melakukan proses pencarian dan pengambilan, kunci tersebut akhirnya berhasil dikeluarkan dari dalam selokan.

Kunci yang sempat terjatuh pun kembali berada di tangan pemiliknya. Yunus menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada personel Damkar Kota Kediri yang dinilai sigap merespons laporan masyarakat.

Ia juga mengapresiasi layanan Call Center Aduan Mbak Wali 112 yang dinilai memberikan respons cepat terhadap laporan yang disampaikan.

Masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati ketika berada di sekitar saluran air atau lokasi dengan lubang kecil terbuka. Jika menghadapi kondisi yang membutuhkan bantuan dan tidak dapat ditangani sendiri, masyarakat dapat memanfaatkan layanan pengaduan yang tersedia sesuai kebutuhan.

Jurnalis: Mohamad Yunus