Senyum Warga Sidodadi Mengembang, Bantuan Beras Ringankan Beban Dapur Keluarga
MALANG | Krisnanewstv.com — Senyum bahagia terlihat di wajah ratusan warga Desa Sidodadi, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, Kamis (3/9/2026). Mereka datang ke balai desa dengan tertib untuk menerima bantuan pangan berupa beras dari pemerintah.
Bagi sebagian warga, bantuan tersebut bukan sekadar beberapa kilogram beras. Di tengah kebutuhan rumah tangga yang terus berjalan, bantuan pangan menjadi tambahan berarti untuk menjaga dapur keluarga tetap mengepul.
Penyaluran cadangan pangan pemerintah tersebut diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melalui Perum Bulog bersama PT Pos Indonesia. Program ini diharapkan dapat membantu menjaga ketahanan pangan sekaligus meringankan beban pengeluaran masyarakat.
Setiap KPM menerima 10 kilogram beras untuk masing-masing periode Juli, Agustus, dan September. Dengan demikian, setiap penerima memperoleh total tiga zak atau 30 kilogram beras untuk memenuhi kebutuhan konsumsi keluarga.
Kepala Desa Sidodadi, Soelan, menyampaikan rasa syukurnya karena proses penyaluran bantuan berjalan lancar.
“Kami atas nama Pemerintah Desa Sidodadi sangat berterima kasih kepada pemerintah pusat dan Bulog atas alokasi bantuan beras yang diberikan kepada warga kami,” ujar Soelan saat ditemui di lokasi.
Menurutnya, bantuan tersebut datang pada waktu yang tepat. Selain membantu memenuhi kebutuhan pangan, bantuan juga dapat sedikit mengurangi beban pengeluaran keluarga.

“Bantuan pangan ini sangat berarti bagi warga. Proses verifikasi dan penyaluran juga berjalan dengan baik berkat kerja sama semua pihak,” tambahnya.
Kebahagiaan serupa dirasakan Siti Aminah (45), warga Dusun Sumberduren, Desa Sidodadi. Sambil membawa beras yang diterimanya, ia mengaku bantuan tersebut sangat membantu keluarganya.
“Alhamdulillah, bantuan beras ini sangat berarti bagi keluarga saya. Pengeluaran untuk kebutuhan dapur bisa berkurang, sehingga uangnya dapat dialihkan untuk kebutuhan lain, termasuk sekolah anak,” tuturnya.
Proses penyaluran berlangsung aman dan tertib. Pemerintah desa bersinergi dengan perangkat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta mahasiswa KKN 14 STAINIM yang turut membantu kelancaran kegiatan.
Bagi pemerintah desa, kehadiran berbagai pihak dalam penyaluran bantuan menjadi gambaran bahwa kepedulian terhadap masyarakat tidak dapat berjalan sendiri. Kolaborasi diperlukan agar bantuan benar-benar sampai kepada warga yang membutuhkan dengan proses yang tertib dan nyaman.
Pemdes Sidodadi berharap program bantuan pangan dapat terus berlanjut. Bukan hanya untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga memberikan sedikit ruang bagi keluarga penerima manfaat untuk mengatur kembali pengeluaran rumah tangga.
Di tengah kesibukan warga menjalani aktivitas sehari-hari, tiga zak beras yang dibawa pulang hari itu mungkin terlihat sederhana.
Namun bagi keluarga penerima manfaat, bantuan tersebut memiliki arti yang jauh lebih besar: sedikit ketenangan untuk dapur, sedikit ruang untuk kebutuhan lain, dan harapan agar hari-hari ke depan bisa dijalani dengan lebih ringan.
Jurnalis: Suryadi
