BRI Pare Kucurkan KUR Rp521 Miliar, Ribuan UMKM Tumbuh dan Ekonomi Kerakyatan Kian Bergeliat
Krisnanewstv.com | PARE – Komitmen BRI Branch Office (BO) Pare dalam memperkuat ekonomi kerakyatan terus dibuktikan melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada pelaku usaha. Hingga Juli 2026, BRI BO Pare telah menyalurkan KUR senilai Rp521 miliar kepada 11.410 debitur, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Pare dan sekitarnya.
Penyaluran tersebut didominasi sektor produktif yang mencapai Rp448 miliar atau sekitar 86 persen dari total KUR yang disalurkan. Dana tersebut mengalir ke sektor-sektor strategis seperti pertanian dan perdagangan, yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat.
Branch Manager BRI BO Pare, Tri Suseno, mengatakan bahwa penyaluran KUR merupakan bagian dari komitmen BRI dalam mendukung program pemerintah untuk memperkuat ekonomi nasional melalui pemberdayaan UMKM.
“Dengan akses permodalan yang semakin mudah, pelaku usaha memiliki peluang lebih besar untuk mengembangkan usahanya, meningkatkan produktivitas, menciptakan lapangan pekerjaan, serta memperkuat daya saing ekonomi daerah,” ujarnya.
Menurutnya, penyaluran KUR juga selaras dengan visi pemerintah dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan melalui penguatan sektor usaha produktif.
“Wilayah Pare memiliki potensi besar, tidak hanya di sektor pertanian dan perdagangan, tetapi juga industri pengolahan maupun perikanan. BRI siap hadir menjadi mitra pelaku usaha, baik melalui pembiayaan maupun pendampingan untuk meningkatkan kapasitas usaha mereka,” tambah Tri Suseno.
Tak hanya memberikan akses permodalan, BRI juga aktif melakukan pendampingan usaha, edukasi literasi keuangan, hingga pelatihan pengembangan bisnis agar para pelaku UMKM mampu mengelola usahanya secara sehat, berkelanjutan, dan naik kelas.
Selain itu, pelaku UMKM juga didorong untuk memanfaatkan teknologi digital dan platform penjualan online agar mampu memperluas pasar serta meningkatkan daya saing di tengah perkembangan ekonomi digital.
“Kami ingin UMKM tidak hanya memperoleh modal usaha, tetapi juga memiliki kemampuan mengembangkan bisnis secara modern. Karena itu, pelatihan, pemberdayaan, dan edukasi digital akan terus kami lakukan agar usaha mereka semakin berkembang,” tegas Tri Suseno.
Melalui strategi yang berfokus pada sektor produktif dan pemberdayaan pelaku usaha, BRI BO Pare optimistis akan terus menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan, sekaligus mendukung terciptanya pembangunan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
