647 Pendonor Darah Sukarela di Jatim Terima Penghargaan Donor Darah 75 Kali

 

SURABAYA, Krisnanewstv.com — Sebanyak 647 pendonor darah sukarela (DDS) dari 29 kabupaten dan 9 kota di Jawa Timur menerima penghargaan atas dedikasi mereka setelah tercatat telah melakukan donor darah sebanyak 75 kali.

Penganugerahan penghargaan DDS 75 kali tersebut digelar pada Kamis, 1 Oktober 2026, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas konsistensi para pendonor yang selama bertahun-tahun secara sukarela menyumbangkan darah untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pendonor yang tetap konsisten melakukan donor darah.

“Terima kasih kepada para pendonor. Darah Anda menyelamatkan orang yang bahkan belum Anda kenal,” ujar Khofifah.

Menurutnya, aksi donor darah menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama pasien yang membutuhkan transfusi darah.

Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Jawa Timur, H. Imam Utomo, turut menyampaikan apresiasi kepada para pendonor. Ia menilai konsistensi para DDS merupakan wujud nyata kepedulian dan semangat kemanusiaan.

Donor darah, kata dia, bukan sekadar memberikan darah, tetapi merupakan tindakan sukarela yang dapat membantu mempertahankan kehidupan seseorang yang sedang berada dalam kondisi membutuhkan.

16 Pendonor Kabupaten Malang Terima Penghargaan

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Plt UTD PMI Kabupaten Malang, dr. Sonia Mahatva Dwi Pambella, bersama jajaran pengurus PMI Kabupaten Malang turut mengantarkan 16 pendonor asal Kabupaten Malang untuk menerima penghargaan DDS 75 kali.

Salah satunya adalah Mohamad Arifpin, pendonor asal Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang.

Arifpin mengaku bangga dapat menjadi bagian dari masyarakat yang secara konsisten mendonorkan darahnya.

Baginya, donor darah bukan hanya tentang memberikan sebagian darah yang dimiliki, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian terhadap sesama.

“Bangga bisa menyalurkan darah untuk masyarakat yang membutuhkan. Semoga apa yang kita lakukan ini dapat membantu dan menyelamatkan saudara-saudara kita yang membutuhkan darah,” ungkap Arifpin.

Penghargaan DDS 75 kali menjadi simbol apresiasi atas perjalanan panjang para pendonor yang telah berulang kali memberikan darah secara sukarela.

Di balik satu kantong darah yang disumbangkan, terdapat harapan bagi pasien dan keluarga yang tengah menunggu pertolongan.

PMI berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak menjadi pendonor darah secara rutin. Dengan semakin banyaknya pendonor aktif, ketersediaan darah untuk kebutuhan medis di Jawa Timur diharapkan dapat terus terjaga.

Arifpin

8