Jaga Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Polsek Grogol Kawal Penyaluran 1 Ton Lebih Benih Jagung untuk Petani Desa Cerme

Berita Krisnanewstv.com || KABUPATEN KEDIRI – Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Kepolisian melalui pendampingan langsung kepada para petani di wilayah binaan. Salah satunya dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Cerme Polsek Grogol Polres Kediri Kota, Aipda Agus SBW, yang mengawal penyaluran bantuan benih jagung kepada kelompok tani di Desa Cerme, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, Sabtu (11/7/2026).
Kegiatan berlangsung di Kelompok Tani Dusun Glatik dengan diawali sambang dan dialog bersama para petani. Dalam kesempatan tersebut, Aipda Agus turut melakukan pemantauan terhadap pendistribusian bantuan sosial berupa benih jagung merek Bisi yang berasal dari Dinas Pertanian Kabupaten Kediri.
Sebanyak 1.025 kilogram benih jagung disalurkan kepada kelompok tani yang tersebar di empat dusun di Desa Cerme. Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa.
Adapun rincian penyaluran bantuan meliputi Dusun Glatik sebanyak 375 kilogram, Dusun Sugihan 275 kilogram, Dusun Ngolakan menerima 225 kilogram, serta Dusun Santren memperoleh 150 kilogram benih jagung.
Bhabinkamtibmas Desa Cerme, Aipda Agus SBW, mengatakan kehadiran pihak kepolisian dalam proses distribusi bantuan bertujuan memastikan seluruh bantuan tersalurkan secara aman, tertib, transparan, dan tepat sasaran kepada para petani penerima manfaat.
“Pendampingan ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan pemerintah. Kami berharap bantuan benih jagung dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan petani,” ujar Aipda Agus SBW.

Selain melakukan pengawasan distribusi bantuan, pihaknya juga memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam mengelola lahan pertanian serta memanfaatkan bantuan pemerintah dengan sebaik-baiknya demi meningkatkan hasil produksi pertanian.
Menurutnya, kekompakan dan kerja sama antaranggota kelompok tani menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian di tengah berbagai tantangan yang dihadapi petani saat ini.
Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat diharapkan mampu memperkuat program swasembada pangan dan mendukung tercapainya ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.
Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat tani juga menjadi bukti nyata bahwa Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban, namun juga berperan aktif sebagai pendamping dan penggerak pembangunan di sektor pertanian.
Petani diimbau untuk memanfaatkan bantuan pemerintah secara optimal, menjaga kebersamaan antaranggota kelompok tani, serta terus meningkatkan produktivitas pertanian guna mendukung terwujudnya ketahanan pangan nasional dan kesejahteraan masyarakat.
(hms/yns)
