Pria di Kota Kediri Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Kamar Mandi Rumah

Berita Krisnanewstv.com || KOTA KEDIRI – Seorang pria berinisial MAF (33), warga Dermo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, ditemukan meninggal dunia diduga akibat gantung diri di dalam kamar mandi rumahnya, Selasa (26/5/2026) sore.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 17.00 WIB oleh seorang saksi yang saat itu tengah mencuci pakaian di dekat kamar mandi rumah korban. Sebelumnya, korban diketahui masuk ke kamar mandi sekitar pukul 16.30 WIB.

Karena korban tidak merespons saat dipanggil berulang kali, saksi kemudian meminta bantuan kakak ipar korban untuk memeriksa kondisi di dalam kamar mandi.

Setelah pintu kamar mandi yang terkunci dari dalam didobrak, korban ditemukan dalam posisi tergantung menggunakan kain selendang atau jarit warna hijau yang terikat pada kayu blandar atap rumah dan melilit di leher korban.

Korban ditemukan dalam posisi berdiri di atas kloset kamar mandi dengan kondisi sudah tidak bernyawa. Mengetahui kejadian tersebut, pihak keluarga segera menghubungi Bhabinkamtibmas Kelurahan Dermo yang kemudian diteruskan kepada petugas Polsek Mojoroto dan Polres Kediri Kota.

Petugas identifikasi Satreskrim Polres Kediri Kota yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara serta pemeriksaan awal terhadap jenazah sebelum korban dievakuasi ke ruang tamu rumah.

Berdasarkan hasil pemeriksaan di lokasi, jarak kayu blandar dengan lantai kamar mandi sekitar 2,1 meter, sedangkan panjang kain yang digunakan sekitar 2 meter. Sementara jarak kaki korban dengan lantai kloset diperkirakan sekitar 10 sentimeter.

Dari hasil pengecekan petugas, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun luka akibat benda tajam atau benda tumpul pada tubuh korban.

Pihak keluarga menyebut korban sebelumnya sempat mengeluhkan persoalan ekonomi dan pinjaman online dalam jumlah besar. Bahkan sebelum kejadian, korban sempat mengirim pesan WhatsApp kepada adiknya sekitar pukul 16.22 WIB yang berisi niat untuk mengakhiri hidup.

Keluarga mengaku telah berusaha memberikan saran agar permasalahan diselesaikan secara perlahan, termasuk dengan menjual sepeda motor sebagai jalan keluar.

Istri korban (PLR), menyatakan pihak keluarga telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak akan menuntut pihak manapun. Keluarga juga meminta agar tidak dilakukan autopsi terhadap jenazah dan korban segera dimakamkan.

Petugas yang datang ke lokasi di antaranya Kapolsek Mojoroto Kompol Rudi Purwanto, SH, AKP Henry Setiawan, SH, MH selaku Padal Polsek Mojoroto, tim identifikasi Satreskrim Polres Kediri Kota, serta personel gabungan dari fungsi Reskrim, Intelkam, Sabhara, Lantas, dan SPKT.

Masyarakat diimbau agar lebih peduli terhadap kondisi psikologis keluarga maupun kerabat di sekitar lingkungan. Apabila menghadapi tekanan hidup atau persoalan berat, diharapkan segera mencari bantuan kepada keluarga, tokoh agama, maupun layanan profesional agar tidak mengambil keputusan yang membahayakan diri sendiri. (sgt/yns)