Studi Tiru Ketahanan Pangan Dan Kunjungan Lapang Pemerintah Kutai Kabupaten Kutai Barat

Malang, Berdasarkan surat Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Barat propinsi Kalimantan Timur Nomor : 500.1/ 2613/DKP-TU.P/ XI /2023 tanggal 16 November2023 Perihal : Studi Tiru Program Ketahanan Pangan melaksanakan kunjungan lapang Pemerintah Kutai Kabupaten Kutai Barat ke CV Riang JayaFood
pada hari Rabu (22/11) bertempat di CV Riang Jaya Food Desa Tlogorejo RT 16/RW 06 Kecamatan Pagak Kabupaten Malang Jawa Timur ,Pukul 10.00 WIB – Selesai.

Adapun peserta studi Tiru Ketahanan Pangan dari pemerintah Kabupaten Kutai Barat berjumlah 15 orang.

Acara tersebut dalam rangka pelaksanaan kegiatan diverifikasi dan ketahanan pangan masyarakat dan dilaksanakan gerakan ketahanan pangan keluarga melalui pemanfaatan pekarangan di kampung melalui proyek percontohandalam hal inovasi dan pembuatan Green House dan dan penganekaragaman,pangan,pembelajaran kampung pangan lumbung pangan terinterigasi dan peningkatan AKIP .

Menurut Ibu Rachel dari Kutai Barat dinas ketahanan kabupaten Kutai Bara Propinsi Kalimantan Timur kegiatan hari ini kita melaksanakan studi Tiru pembelajaran di CV Riang Jaya Food dalam rangka pembelajaran pengolahan singkong agar konsumsi pangan kita agar jangan berharap kepada beras saja tetapi bahan lokal ,bahan pangan lainnya bisa dikomsumsi untuk kebutuhan sehari hari,”ungkapnya

Kesan kesannya di sini walau sesaat di sini luar biasa kesuksesan di sini yang sudah dilaksanakan dan di buat oleh bapak Yosea sekeluarga luar biasa dan ini bisa menjadi contoh di Kabupaten Kutai Barat di mana bisa mengambangkan pangan singkong yang banyak yang ada di Kabupaten Kutai Barat,’ pungkas Rachel

Sementara itu Owner CV Riang Jaya Food Yosea Suryo Widodo mengatakan kepada awak Media ,’ Pada siang hari ini kita dapat kunjungan dari Dinas ketahanan pangan kutai Barat Kalimantan Timur di dampingi oleh dinas Ketahanan pangan Kabupaten Malang berkunjung di CV Riang Jaya Food Ini ingin belajar tentang olahan singkong kebetulan di tempat kami olahan singkong menjadi pangan pengganti beras sehingga ini menjadi program dan terbaca oleh pemerintah Jawa Timur atau nasional data base kami ada di sana sehingga Kutai Timur menemukan titiknya belajar dan berkunjung di CV Riang Java Food .

Jadi banyak yang dipelajari di sini dan kami bercerita tentang potensi singkong kemudian cara memproduksinya cara memasarkan sehingga harapan kami ketahanan beras bukan hanya jargon saja tetapi
bisa diterapkan oleh dinas dinas pemerintah bahwa kenyang itu tidak harus nasi jadi mengurangi konsumsi beras dengan mengganti konsumsi beras dengan Gatot dan tiwul setelah mencicipi ternyata enak banget dan sebenarnya cocok bagi mereka pinginnya langsung memasarkan di sana tetapi kami menyarankan kalau memang potensi di sana banyak singkongnya kami siap di undang untuk mengadakan pelatihan di sana agar supaya di daerah potensi potensi singkong bisa membuat dan memproduksi seperti apa yang kita lakukan di sini.,’ ujarnya

Ibu Dyah Deasy P. dari Dinas Ketahanan pangan Kabupaten Malang Jawa Timur menyampaikan menerima kunjungan dari dinas ketahanan Pangan Kabupaten Kutai Barat dan karena permintaannya adalah terkait dengan pemanfaatan pekarangan dan diverifikasi pangan maka kami tertarik untuk presentasi terkait tersebut maka kami minta ke sini CV Riang tujuannya untuk memperkenalkan potensi lokal singkong daripada terbuang sia sia dan juga potensinya di sana juga sama dan tidak ada salahnya kita juga menunjukkan di sini apa yang sudah dilakukan oleh CV Riang bisa berlanjut di Kalimantan.

Surya Dharma