Di Tengah Efisiensi Anggaran, Pemdes Rejoyoso Santuni 77 Anak Yatim dari Dana PAD 2026
Malang | Krisnanewstv.com – Di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang tengah diberlakukan di berbagai daerah, Pemerintah Desa (Pemdes) Rejoyoso, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, justru melakukan langkah sosial dengan menyalurkan santunan kepada puluhan anak yatim di wilayahnya.
Kegiatan santunan tersebut digelar di Pendopo Agung Desa Rejoyoso, Senin (10/03/2026) mulai pukul 12.00 WIB hingga selesai. Acara berlangsung khidmat dan penuh kehangatan dengan dihadiri langsung oleh Kepala Desa Rejoyoso Abdul Manaf beserta istri, jajaran perangkat desa, Ketua BPD Sarju, tokoh masyarakat, serta puluhan anak yatim bersama para pendampingnya.
Sejak siang hari, suasana pendopo desa tampak berbeda. Para anak yatim yang hadir duduk rapi mengikuti rangkaian acara yang diawali dengan doa bersama, dilanjutkan dengan sambutan kepala desa serta penyerahan santunan secara simbolis.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Rejoyoso Abdul Manaf menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah desa terhadap anak-anak yatim agar mereka tetap merasakan perhatian dan kebersamaan dari lingkungan sekitarnya.
“Ini adalah bentuk perhatian kami agar mereka senantiasa merasa didampingi dan didukung. Semoga santunan serta bingkisan yang diberikan hari ini dapat membawa kebahagiaan dan bermanfaat untuk kebutuhan mereka,” ujar Abdul Manaf.
Ia menjelaskan bahwa santunan yang diberikan menyasar 77 anak yatim yang masing-masing menerima bantuan sebesar Rp650.000. Dana tersebut berasal dari Pendapatan Asli Desa (PAD) Tahun 2026.
Menurutnya, kegiatan sosial ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi para penerima, tetapi juga membawa keberkahan bagi Desa Rejoyoso secara keseluruhan.
“Mudah-mudahan santunan ini bisa membahagiakan anak-anak yatim. Dengan keberkahan kegiatan ini, kami berharap Desa Rejoyoso menjadi desa yang aman, makmur, dan semakin maju,” tambahnya.
Suasana haru sempat menyelimuti pendopo desa ketika santunan diserahkan kepada para anak yatim. Doa bersama pun dipanjatkan agar Desa Rejoyoso senantiasa mendapatkan keberkahan, kedamaian, dan perlindungan dari Allah SWT.
Kegiatan tersebut juga menjadi salah satu bentuk sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat dalam meningkatkan kepedulian sosial, khususnya di momen bulan suci Ramadan yang penuh berkah.
Langkah yang dilakukan Pemdes Rejoyoso ini dinilai sebagai gebrakan positif, mengingat santunan tersebut tetap dilaksanakan di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dengan memanfaatkan dana PAD Desa Tahun 2026, pemerintah desa menunjukkan komitmen untuk tetap hadir membantu masyarakat yang membutuhkan.
Tidak semua desa mampu melaksanakan kegiatan serupa di tengah keterbatasan anggaran, sehingga program sosial ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain dalam memperkuat kepedulian terhadap warganya.
(Suryadi)
