Sanusi Berharap MBG Jadi Pilar Kebangkitan Ekonomi Rakyat, SPPG Diperketat
MALANG, Krisnanewstv.com – Bupati Malang Drs. H.M. Sanusi, M.M. menghadiri sekaligus membuka Rapat Koordinasi Sinergi dan Optimalisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Jumat (27/2/2026) pagi.
Rapat koordinasi tersebut digelar dalam rangka memperketat dan mengoptimalkan peran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Kabupaten Malang agar pelaksanaan program berjalan maksimal dan tepat sasaran.

Dalam sambutannya, Bupati Malang yang akrab disapa Abah Sanusi menegaskan bahwa kehadiran SPPG bukan sekadar menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), melainkan menjadi pilar baru dalam mendorong kebangkitan ekonomi kerakyatan.
“Skala program ini sangat besar, mencakup ratusan titik SPPG yang beroperasi setiap hari untuk memenuhi kebutuhan gizi ribuan siswa,” ujar Sanusi usai melakukan evaluasi intensif terhadap pelaksanaan MBG yang melibatkan jaringan dapur produksi di berbagai kecamatan.
Menurutnya, luasnya cakupan program tidak hanya menjadi tantangan dalam pelaksanaan dan pengawasan, tetapi juga membuka peluang besar bagi penguatan ekonomi lokal.

Sanusi menyebut, program MBG dapat mendorong keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), petani, serta penyedia bahan pangan lokal untuk terlibat aktif dalam rantai pasok dapur produksi.
Dalam rapat koordinasi tersebut turut hadir jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Malang, Sekretaris Daerah Kabupaten Malang selaku Ketua Satuan Tugas Program Percepatan MBG, kepala perangkat daerah, Kepala Kantor Pertanahan Nasional Kabupaten Malang, camat se-Kabupaten Malang, Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN), kepala SPPG se-Kabupaten Malang, serta koordinator mitra dapur MBG.

Melalui sinergi lintas sektor tersebut, Pemerintah Kabupaten Malang berharap pelaksanaan Program MBG dapat berjalan semakin optimal, tepat sasaran, dan berkelanjutan, sekaligus berdampak pada peningkatan kualitas gizi generasi muda serta pertumbuhan ekonomi daerah. (suryadi)
