CV Elang Buana Canangkan 1.000 Hektare Kebun Bibit Datar untuk Sukseskan Program Bongkar Raton 2026
Malang Krisnanewstv.com – Upaya penguatan sektor perbenihan tebu terus digencarkan. CV Elang Buana mencanangkan target pengembangan 1.000 hektare Kebun Bibit Datar (KBD) sebagai langkah strategis mendukung program bongkar raton tahun 2026.
Kegiatan penanaman bibit tebu KBD tersebut digelar pada Kamis (19/2/2026) di Desa Sukoraharjo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, dan diikuti sekitar 200 peserta yang terdiri dari petani tebu serta pemangku kepentingan sektor perkebunan.

Acara ini turut dihadiri Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Malang, Ir. Avicenna Medisica Saniputera, M.T., M.H., serta Direktur Perbenihan Direktorat Jenderal Perkebunan, Ebi Rulianti, S.P., M.Sc., sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap penguatan sistem perbenihan tebu nasional.
Direktur Perbenihan Ditjen Perkebunan, Ebi Rulianti, menegaskan bahwa keberadaan Kebun Bibit Datar memegang peran vital dalam menjamin ketersediaan bibit tebu unggul dan bersertifikat.
Menurutnya, program bongkar raton harus ditopang sistem perbenihan yang kuat agar mampu meningkatkan rendemen serta mendongkrak produksi gula nasional secara berkelanjutan.
“Penguatan perbenihan menjadi kunci keberhasilan bongkar raton. Tanpa bibit unggul, produktivitas sulit meningkat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Malang, Avicenna Medisica Saniputera, mengapresiasi langkah progresif CV Elang Buana dalam mendukung percepatan regenerasi tanaman tebu.
Ia menilai pengembangan KBD seluas 1.000 hektare selaras dengan kebijakan pemerintah daerah dalam mendorong percepatan bongkar raton sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani tebu di Kabupaten Malang.
Program bongkar raton sendiri merupakan agenda strategis nasional dalam peremajaan tanaman tebu guna meningkatkan produktivitas lahan, kualitas hasil panen, serta memperkuat ketahanan industri gula dalam negeri.
Melalui penanaman bibit tebu KBD ini, diharapkan tercipta ekosistem perbenihan yang berkelanjutan dan menjadi fondasi kuat bagi keberhasilan bongkar raton 2026, khususnya di wilayah Malang Raya.
(Arifpin Setro)
