Polisi Bersama SAR Terus Lanjutkan Pencarian Korban di Pantai Balekambang
Malang, Krisnanewstv – Upaya pencarian terhadap seorang warga yang dilaporkan hilang diduga terseret ombak saat mencari ikan di alur laut Pantai Balekambang, Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, terus dilakukan. Hingga Selasa (3/2/2026) sore, korban belum ditemukan.
Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (1/2/2026) sekitar pukul 03.00 WIB. Korban berinisial LA (27), warga Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, dilaporkan hilang di area palung laut Pantai Balekambang. Sejak hari pertama, tim gabungan yang terdiri dari Polri, TNI AL, Basarnas, SAR pantai, relawan, serta pengelola kawasan wisata melakukan pencarian secara intensif.

Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar mengatakan, pencarian dilakukan melalui jalur laut dan darat dengan menyisir sepanjang pesisir pantai selatan. Namun, kondisi cuaca dan alam masih menjadi kendala utama dalam proses pencarian.
“Memasuki hari ketiga, hasil pencarian masih nihil. Tim menghadapi gelombang besar dan arus laut yang cukup kuat, sehingga penyisiran dilakukan dengan sangat hati-hati,” ujar AKP Bambang, Jumat (6/2/2026).
Menurutnya, tim SAR gabungan membagi area pencarian ke dalam beberapa sektor yang meliputi wilayah perairan laut, pesisir pantai, serta daratan di sekitar Pantai Balekambang. Seluruh unsur yang terlibat terus berkoordinasi untuk mempercepat proses pencarian.
“Kami terus memperluas area pencarian dengan mengedepankan keselamatan personel. Seluruh potensi yang ada kami libatkan,” jelasnya.

AKP Bambang menambahkan, pencarian akan kembali dilanjutkan pada hari berikutnya dengan fokus pada wilayah pesisir serta perairan laut selatan yang dinilai rawan.
Ia juga mengingatkan bahwa karakteristik perairan selatan Malang yang memiliki arus kuat dan ombak tinggi menjadi tantangan tersendiri dalam operasi pencarian.
“Kami berharap korban segera ditemukan.
Kepada masyarakat, kami imbau agar tidak beraktivitas di area palung laut, terutama saat kondisi ombak tinggi dan arus kuat,” pungkasnya.
(dwi/hms)
