Jelang Ramadan, Satlantas Polres Malang Petakan Blackspot dan Rawan Bencana Bersama Ditkamsel Polda Jatim


MALANG | Krisnanewstv.com – Menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat pada bulan suci Ramadan, Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Malang bersama Subdirektorat Kamsel Ditlantas Polda Jawa Timur melakukan pemetaan daerah rawan kecelakaan (blackspot), troublespot, serta wilayah rawan bencana di wilayah Kabupaten Malang, Selasa (27/1/2026).

Kegiatan ini merupakan langkah antisipatif dan preventif guna meningkatkan keselamatan serta kelancaran arus lalu lintas, khususnya saat aktivitas masyarakat cenderung meningkat menjelang Ramadan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan paparan situasi dan analisis wilayah rawan oleh Kanit Kamsel Satlantas Polres Malang yang dilaksanakan di Pos Lantas Lawang. Setelah itu, tim gabungan melaksanakan peninjauan langsung ke sejumlah titik yang dinilai memiliki potensi tinggi terjadinya kecelakaan lalu lintas maupun gangguan akibat bencana alam.

Salah satu lokasi yang menjadi fokus peninjauan yakni ruas Jalan Sutomo, Kecamatan Lawang, yang selama ini masuk kategori blackspot atau titik rawan kecelakaan. Selain itu, tim juga meninjau Jalan Kepuharjo, Kecamatan Karangploso, yang masuk kategori troublespot dan daerah rawan bencana, terutama saat terjadi cuaca ekstrem.

Kasatlantas Polres Malang, AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska, mengatakan bahwa pemetaan ini dilakukan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

“Kegiatan pemetaan ini penting untuk mengetahui secara langsung kondisi di lapangan. Dari hasil tersebut, kami dapat merumuskan langkah-langkah pencegahan yang tepat, baik melalui rekayasa lalu lintas maupun peningkatan edukasi kepada masyarakat,” ujar AKP Chelvin, Selasa (27/1/2026).

Ia menambahkan, hasil pemetaan tersebut akan menjadi bahan koordinasi lintas instansi, termasuk dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait.

“Kami berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, serta perangkat desa agar penanganan di titik-titik rawan dapat dilakukan secara terpadu, berkelanjutan, dan tepat sasaran,” jelasnya.

Menurut AKP Chelvin, Satlantas Polres Malang berkomitmen untuk terus meningkatkan upaya keselamatan berlalu lintas melalui pendekatan preemtif dan preventif, terlebih menjelang Ramadan yang identik dengan meningkatnya aktivitas masyarakat, baik di pagi maupun sore hari.

“Harapannya, melalui pemetaan dan sinergi ini, potensi kecelakaan lalu lintas serta dampak bencana di jalan raya dapat diminimalisir, sehingga masyarakat merasa lebih aman dan nyaman saat berkendara,” pungkasnya.

(dwi/hms)