Harapan Baru Warga Rejosari: Pembayaran Lahan Proyek Jalan Menuju Balekambang Resmi Digelar

Malang, Krisnanewstv.com — Pemerintah Desa Rejosari, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, menggelar kegiatan pembayaran dan pembebasan lahan untuk pembangunan Jalan Lot 16A Gondanglegi–Balekambang (A). Acara berlangsung di Balai Pendopo Desa Rejosari, Kamis (27/11/2025), dan dihadiri unsur pemerintahan serta warga terdampak.
Kegiatan ini menjadi bagian dari program strategis nasional dengan melibatkan Badan Milik Negara (BMN) dalam proses pembayaran ganti rugi. Sebanyak 20 warga Desa Rejosari menerima kompensasi atas lahan yang dibebaskan untuk pembangunan akses jalan menuju kawasan wisata pesisir Balekambang.
Hadir dalam Kegiatan
Camat Bantur diwakili Kasi PPM Sukarji, S.Sos
Perwakilan Dinas PUPR Kabupaten Malang: Bianto dan tim
Asisten BMN: Agus Sucipto beserta anggota
Danramil 12 Bantur diwakili Bati Bauud Peltu Tomi Umbarsono
Kapolsek Bantur diwakili Aipda Darto Lajaro
Kepala Desa Rejosari Juri beserta perangkat
Warga terdampak sebanyak 20 orang
Apresiasi dan Transparansi
Kepala Desa Rejosari, Juri, menyampaikan apresiasi atas sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Ia menegaskan pentingnya transparansi, keadilan, dan keterbukaan dalam proses pembebasan lahan demi melindungi hak warga.
Progres Jalan Capai 60 Persen

Perwakilan Camat Bantur, Sukarji, S.Sos, menjelaskan bahwa pembangunan Jalan Lot 16A kini telah mencapai sekitar 60 persen. Ia berharap pembangunan dapat selesai tepat waktu dan mampu meningkatkan konektivitas wilayah serta ekonomi masyarakat Bantur.
Perwakilan BMN Agus Sucipto dan perwakilan PUPR Bianto juga memastikan bahwa proses ganti rugi telah dilakukan sesuai prosedur dengan penilaian objektif dan adil, serta komitmen pemerintah untuk menyelesaikan proyek dengan tetap memperhatikan hak-hak warga terdampak.
Suara Warga
Salah satu warga penerima kompensasi mengungkapkan harapannya agar pembangunan jalan menuju Balekambang dapat segera selesai, sehingga memberikan akses lebih baik dan mendorong perkembangan ekonomi Desa Rejosari.
(Dwi / Krisnanewstv.com)
