“Inovasi dan Semangat Baru: Kepala Desa Bantur Nanang Kosim Mulai 100 Hari Kerja dengan Program Pengembangan SDA dan SDM serta Melanjutkan Warisan Kades Lama”

Kabupaten Malang – Krisnanewstv//

Bantur Hari ini, 13/11/2023 Kepala Desa Bantur Nanang Kosim memulai hari pertama masa kerjanya di kantor Desa Bantur. Dalam rapat perdana, beliau menyampaikan beberapa poin penting kepada perangkat desa yang hadir. Pertama, beliau meminta perangkat desa untuk bekerja keras dalam menyelesaikan semua tugas yang berkaitan dengan perangkat desa. Kedua, beliau juga membahas pengangkatan Hendrik sebagai Sekretaris Desa (Sekdes) periode 2023-2025.

Kepala Desa Nanang Kosim menekankan pentingnya pelayanan desa dan kebersihan lingkup kerja. Beliau mengajak perangkat desa untuk senantiasa memberikan pelayanan yang ramah, sopan, dan mengutamakan kepentingan masyarakat.

Dalam rapat tersebut, Kades Nanang juga menyampaikan program pembangunan fisik desa. Ia memerintahkan perangkat desa untuk memastikan kualitas proyek yang akan dijalankan di Desa Bantur. Hadir dalam rapat tersebut, Ketua BPD desa Bantur Bapak Sonhadji, BABINSA Desa Bantur Bapak Hadi Sunarko. Bapak Sonhadji berharap amanah bisa terlaksana dengan baik, sementara Bapak Hadi menyampaikan usulan terkait keamanan di setiap dusun.

Selain itu, Kades Nanang juga menyampaikan program 100 hari kerjanya. Dalam program tersebut, akan diadakan pertemuan dengan para pemuda dan tokoh masyarakat untuk mendiskusikan pembangunan desa. Diharapkan melalui program ini, semua pihak dapat menyampaikan ide serta gagasan pembangunan yang dapat diterapkan di Desa Bantur, khususnya dalam bidang sumber daya alam (SDA) dan sumber daya manusia (SDM).

Tambahan terkait program yang akan dilaksanakan, Kades Nanang menegaskan akan melanjutkan program yang sempat dipimpin oleh almarhum Kades lama, Bapak Suwoko. Program yang belum terlaksana tersebut akan diperbaiki dan dijalankan sesuai dengan hasil diskusi rapat bersama perangkat desa dan BPD. Hal ini menunjukkan komitmen Kades Nanang dalam melanjutkan pembangunan Desa Bantur dan menghargai kontribusi dari pendahulunya.
(Arik)