Angin Kencang Hantam Plosokandang Tulungagung, Atap Rumah Warga Berterbangan, BPBD Salurkan Bantuan Darurat
Berita Krisnanewstv.com

TULUNGAGUNG – Hembusan angin kencang yang terjadi pada Jumat siang, 21 November 2025, mengakibatkan puluhan rumah warga di Desa Plosokandang, Kecamatan Kedungwaru, mengalami kerusakan. Peristiwa yang terekam dalam video amatir itu menunjukkan atap beberapa rumah beterbangan saat angin melintas cepat di kawasan permukiman.
Berdasarkan pendataan BPBD Tulungagung bersama pemerintah desa, sedikitnya 82 rumah terdampak, masing-masing 21 rumah di Dusun Kudusan dan 61 rumah di Dusun Manggisan. Kerusakan didominasi bagian atap seperti genteng, asbes, dan seng yang terangkat karena kuatnya hembusan angin.
Sekretaris Desa Plosokandang, Muhammad Azim Jayakusuma, menjelaskan bahwa kejadian berlangsung sekitar pukul 12.45 WIB. Angin datang tiba-tiba dari arah tenggara ke timur laut sebelum hujan turun.
“Putaran angin langsung merusak atap rumah warga. Kerusakannya bervariasi, dari ringan sampai sedang. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” ujarnya.
Warga lain yang terdampak menyampaikan bahwa angin bergerak cepat dan hampir tanpa tanda. “Anginnya tiba-tiba datang dan langsung mengangkat atap rumah,” kata Agus, salah satu warga.
Pemerintah desa bergerak cepat mendistribusikan bantuan genteng untuk perbaikan darurat. BPBD Tulungagung juga menurunkan 30 paket sembako dan 60 lembar terpal guna memenuhi kebutuhan mendesak warga. Selain itu, bantuan atap asbes akan disalurkan setelah pendataan lanjutan selesai.

BMKG sebelumnya telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di Jawa Timur, termasuk angin kencang dan hujan intensitas tinggi. Pemerintah daerah, BPBD, dan perangkat desa mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca susulan, mengingat kondisi atmosfer masih tidak stabil.
Warga diminta memastikan atap rumah terpasang kuat, menghindari berteduh di bawah pohon besar saat hujan disertai angin, serta memantau informasi cuaca resmi dari BMKG.
Harapannya, situasi segera pulih dan warga yang terdampak dapat kembali beraktivitas dengan aman.(BPBD.Tulungagung/yns)
