Dhoho Night Carnival 2025: Ikon Baru Kota Kediri yang Menyala dalam Warna dan Makna

Krisnanewstv.com//Kota Kediri, 12 November 2025 – Pemerintah Kota Kediri (Pemkot) kembali menghadirkan perhelatan spektakuler bertajuk Dhoho Night Carnival (DNC), sebagai bagian dari rangkaian perayaan Hari Jadi Kota Kediri ke-1146. Acara ini dijadwalkan berlangsung meriah pada Sabtu malam, 15 November 2025, dengan mengusung tema besar “Glow Green” — sebuah konsep kreatif yang menyoroti pentingnya pelestarian lingkungan melalui inovasi daur ulang.

Mengangkat semangat hijau dan ramah lingkungan, Glow Green diharapkan bukan sekadar parade kostum dan cahaya, tetapi juga menjadi gerakan nyata dalam menumbuhkan kesadaran ekologis di kalangan masyarakat.

Pesan Lestari di Tengah Gemerlap Kota

Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, menjelaskan bahwa pemilihan tema “Glow Green” dilandasi semangat untuk mengajak masyarakat menjaga bumi melalui kreativitas dan aksi nyata.

“Kami ingin Dhoho Night Carnival menjadi ajang edukasi sekaligus hiburan. Peserta kami dorong untuk memanfaatkan bahan-bahan daur ulang seperti plastik, kayu, kaca, hingga limbah rumah tangga, sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Vinanda dalam konferensi pers di Balai Kota Kediri, Selasa (11/11).

Vinanda mengungkapkan, sebanyak 40 peserta akan berpartisipasi dalam karnaval tahun ini. Mereka berasal dari berbagai unsur masyarakat, mulai dari instansi pemerintah, perusahaan besar seperti PT Gudang Garam Tbk, komunitas olahraga Wushu, hingga peserta dari luar daerah, termasuk Kota Batu, Kabupaten Kediri, dan Kabupaten Nganjuk, yang telah melalui proses kurasi ketat.

Dhoho Night Carnival: Dari Tradisi Menuju Ikon Kota

Perubahan nama dari Kediri Nite Carnival menjadi Dhoho Night Carnival bukan sekadar kosmetik, melainkan simbol komitmen Pemkot Kediri dalam memperkuat identitas lokal.

“Jalan Dhoho kami pilih karena ini adalah jantung Kota Kediri, pusat perdagangan sekaligus ikon sejarah seperti halnya Malioboro di Yogyakarta. Kami ingin DNC menjadi simbol kebanggaan warga sekaligus daya tarik wisata yang berkelanjutan,” jelas Vinanda.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa DNC merupakan langkah awal menuju panggung internasional bagi Kota Kediri.

“Kami belajar dari Jember Fashion Carnaval yang sukses mendunia. Ke depan, kami ingin Dhoho Night Carnival tumbuh menjadi acara berskala global yang menampilkan potensi budaya dan kreativitas warga Kediri,” tambahnya penuh optimisme.

Selain parade kostum megah dan gemerlap lampu, DNC juga membuka ruang ekspresi kreatif bagi generasi muda melalui Lomba TikTok Video Competition dengan total hadiah Rp 9,5 juta. Lomba ini diharapkan menjadi sarana promosi positif dan memperkuat citra Kota Kediri di dunia digital.

Rute dan Teknis Pelaksanaan

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Kediri, Bambang Priyambodo, menjelaskan bahwa DNC tahun ini akan menempuh rute baru.

“Start dimulai dari Alun-Alun Kota Kediri, melintasi Jalan Dhoho yang ikonik, dan berakhir di depan Balai Kota Kediri. Dari 60 peserta yang mendaftar, hanya 40 terbaik yang lolos seleksi dan siap tampil maksimal,” ungkap Bambang.

Ia menambahkan, panitia juga telah menyiapkan langkah antisipatif terkait kondisi cuaca.

“Kami sudah mempersiapkan semua dengan matang, termasuk penyesuaian teknis apabila turun hujan. Harapannya, cuaca bersahabat dan acara berjalan lancar,” ujarnya.

Mengukir Kenangan, Membangun Identitas

Melalui Dhoho Night Carnival, Pemkot Kediri ingin menegaskan bahwa pelestarian budaya dan lingkungan dapat berjalan beriringan. Acara ini bukan hanya pertunjukan visual, tetapi juga refleksi dari semangat masyarakat Kediri yang kreatif, peduli, dan bangga akan jati dirinya.

Dengan cahaya yang berkilau dan pesan yang mendalam, Dhoho Night Carnival 2025 diharapkan menjadi ikon kebanggaan sekaligus kenangan abadi bagi Kota Kediri — kota yang terus tumbuh, berwarna, dan selalu dirindukan(Niko).