Bhakti Alam Menghibur Semesta “Daulat Leluhur Nuswantoro Pelepasan Burung di Coban Baung Wonosari

Malang //kresnanewstv.com
Kepudulian terhadap alam untuk dilestarikan perkumpulan Masyarakat Daulat Nusantara, dengan menghimpun beberapa burung untuk dilepaskan ke alam terbuka,Minggu (12/09/2025)
Sebagaian orang pasti sudah tidak asing dengan pelepasan burung sebagai simbolis dalam kegiatan formal. Biasanya tradisi tersebut kerap dilakukan dalam berbagai peristiwa seremonial penting,seperti acara komunitas Daulat Leluhur Nuswantoro ,komunitas yang sangat peduli dalam alam.
Dalam makna filosofi Daulat leluhur Masyarakat Nusantara bukanlah sebuah istilah resmi,tetapi merupakan konsep yang merajuk pada pentingnya kearifan,tradisi ,dan nilai -nilai yang di wariskan oleh nenek moyang bangsa dalam kehidupan bernegara.
Berbeda dengan kedaulatan rakyat yang dianut secara konstitusional dalam sistem demokrasi di Indonesia ,konsep daulat leluhur lebih mengakar pada di mensi budaya dan spritual.
Kepedulian terhadap alam dan melestarikan suatu bentuk saling bersinergi terhadap lingkungan alam sekitarnya.
Bhakti alam pelepasan 1000 burang ,sebagai bentuk kepedulian terhadap alam sekitanya,daulat lelulur nuswantoro menginspirasi lingkungan alam saat ini tak bersuara ,burung sudah hilang dari tempatnya,alam bagai tak berpenghuni .

Acara Bhakti alam menghibur semesta Maulana koordinator daulat leluhur nuswantoro mengatakan dalam pelepasan jenis burung ini,sangat mengapreasiasi kegiatan ini,karena bisa membantu kelestarian hutan yang ada,selain itu keberadaan komunitas,mempu membantu perekonomian masyarakat yang ada di sekitar hutam ,”katanya.
“Kegiatan pelepasan burung di hutan yang asri dan belum terjamah dari tangan – tangan tak bertanggung jawab, dengan berpartisipasi untuk merawat,menjaga dalam berupaya pelestarian lingkungan dan kosenvarsi hutan ,”pungkasnya.(edy)
