Aqiqoh dan Majelis Sholawat Nariyah Berbagi Kebahagian dan Wujud Rasa Syukur

MALANG //krisnanewstv.com Sebagai ungkapan rasa syukur atas kelahiran cucu yang kedua , Muhammad Baraq Zidan Pratama bersama Kades Karangsari Deni menggelar tasyakuran dan aqiqah. Cucu kedua dari dua bersaudara.kamis ( 9 Oktober 2025)

Kegiatan tasyakuran dan Aqiqoh yang digelar di depan rumah, Kamis malam, , tersebut dihadiri sejumlah tokoh agama dan masyarakat sekitar.

Dalam ajaran Islam, aqiqoh adalah ibadah sunah yang sangat dianjurkan untuk mensyukuri kelahiran anak. Sementara itu,membaca sholawat ,termasuk Sholawat Nariyah,merupakan anjurann yang memiliki banyak keutamaan , seperti kelancaran rejeki dan dijauhkan dari bahaya ,menggabungkan keduanya dalam sebuah acara keagamaan adalah hal yang lumrah dilakukan oleh masyarakat muslim indonesia.

Hadir pula, Kades Rejoyoso Abdul Mnaf,Kades Pringgodani H.Malek,serta Kyai dan ulama juga masyarakat sekitarnya.

Tasyakuran aqiqoh
dengan pembacaan Tawasul , sholawat Nariyah, pembacaan kitab yang berisi doa-doa, serta puji-pujian dan penceritaan riwayat Nabi Muhammad SAW yang kemudian dilakukan prosesi mencukur rambut bayi,oleh kyai dan ulama.diatas panggung majelis.

Dalam ajaran Islam, prosesi mencukur rambut bayi disunnahkan oleh Nabi Muhammad SAW. Sebagaimana hadist yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi, “Seorang anak itu tergadaikan dengan aqiqahnya, yang disembelih pada hari ke tujuh dan diberi nama dan dicukur rambutnya.”

Dalam kesempatan itu, bayi dibopong diawali oleh sang kakek yakni H.Deni mengawali prosesi pencukuran rambut oleh Sejumlah kyai dan ulama turut menggunting rambut bayi putra itu dengan diiringi lantunan sholawat.

Kades Deni selaku kakek dari sang bayi tersebut, dalam sambutannya menyampaikan, kelahiran cucu pertama dari anak yang ke dua, itu merupakan anugerah dan kebahagiaan dirinya bersama istri, karena sudah mempunyai dua cucu ,dengan keberkahan dan kebahagiaan ini,semoga kelak cucu saya menjadi anak yg berbakti kepada kedua orang tuanya ,berguna untuk bangsa dan negara,”pintanya.

Saya merasa bersyukur atas semua limpahan rahmat yang telah diberikan Allah SWT atas kehadiran anak pertama kami ini. Acara aqiqah malam ini merupakan bentuk rasa syukur dan ingin berbagi kebahagian,” ujar Deni .

“Semoga menjadi hamba yang pandai bersyukur, dikayakan dengan ilmu, dimuliakan dengan taqwa, serta berakidah dan membawa manfaat bagi agama dan bangsa,” Pungkas Deni yang juga menjabat Kepala Desa ini.

Sementara itu, Ustad Roziqin dari Gedangan dalam sambutannya menyampaikan ucapan turut berbahagia atas kelahiran cucu kedua yang diberi nama Muhammad Baraq Zidan Pratama.

“Dalam kegiatan ini saya memberikan apresiasi yang luar biasa, karena ketika salah satu dari kita berbahagia, kita semua ikut berbahagia,” ujarnya. 

Menurutnya, anak merupakan buah hati cinta kasih suami istri yang harus dijaga dan dirawat karena merupakan titipan Allah SWT. 

“Anak merupakan amanah terbesar bagi suami istri dan akan dipertanggung jawabkan kelak kepada Allah SWT. Jangan kita sia-siakan amanah Allah SWT, karena telah ditunggu tunggu sejak menikah. Anak menjadikan pelita kehidupan berumah tangga dan menumbuhkan gairah dan kebahagiaan selamanya. Anak yang soleh dan solehah akan menjadi bekal orang tua kelak di alam barkah,” pungkasnya. (Eddy)