Kediri Scooter Festival ke-8 Siap Gaet 50 Ribu Peserta, Meriahkan Kota Kediri dengan Fun Cross Sespan dan Dyno Battle Vespa

Berita Krisnanewstv.com

KEDIRI – Gelaran Kediri Scooter Festival (KSF) ke-8 dipastikan menjadi salah satu event vespa terbesar di Indonesia. Panitia memperkirakan jumlah peserta tahun ini mencapai lebih dari 50 ribu orang dari berbagai daerah di Tanah Air.

Informasi disampaikan dalam siaran pers panitia Kediri Scooter Festival, yang digelar di Ruang Kilisuci, Balai Kota Kediri, pada Jumat, 10 Oktober 2025 pukul 14.00 WIB. Kegiatan itu dihadiri oleh panitia pelaksana Bimo dan Anang Kurniawan, serta didampingi oleh Bambang Priambodo, selaku Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Kediri.

Menurut Bimo, antusiasme peserta terus meningkat setiap tahunnya karena panitia selalu menghadirkan konsep baru yang lebih menarik. “Sejak pertama kali digelar sampai yang ke-8 ini, selalu ada peningkatan dari segi konsep dan peserta. Tahun ini, kami menargetkan lebih dari lima puluh ribu pengunjung,” ujarnya.

Bimo menambahkan, Kediri Scooter Festival tak hanya menarik perhatian komunitas dalam negeri, tetapi juga mulai dikenal di kalangan penggemar vespa luar negeri.

“Beberapa klub dari Inggris, Amerika Serikat, dan Thailand sudah sempat menghubungi kami. Sayangnya, beberapa belum bisa hadir karena kendala tiket. Namun tetap ada perwakilan luar negeri yakni dari Thailand yang akan datang ke Kediri,” jelasnya.

Untuk menyambut peserta, panitia telah menyiapkan fasilitas lengkap, termasuk daftar penginapan mulai dari hotel berbintang hingga rumah kos. Informasi akomodasi ini juga telah disebarkan ke seluruh klub vespa di berbagai daerah agar peserta lebih mudah mencari tempat menginap.

Tak hanya sekadar ajang silaturahmi komunitas, KSF juga memberikan ruang bagi pelaku UMKM binaan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Kediri. Mereka akan menempati lapak khusus di area acara untuk memamerkan dan menjual produk lokal unggulan.

Sementara itu, Anang Kurniawan, yang juga menjabat sebagai pejabat di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Kediri, menjelaskan bahwa tahun ini KSF akan menghadirkan dua kegiatan utama yang menjadi daya tarik utama, yakni Fun Cross Sespan dan Battle Biru.

“Fun Cross Sespan itu vespa yang dimodifikasi dengan gandengan di sampingnya. Tahun ini juga ada Dyno Battle, lomba terbesar dengan jumlah peserta dan hadiah terbanyak dibanding tahun-tahun sebelumnya,” terang Anang, yang dikenal sebagai penggemar scooter mania sejak lama.

Anang menambahkan, panitia telah mengikuti berbagai event vespa di sejumlah kota besar seperti Bali, Surabaya, Yogyakarta, dan Jakarta. Dari pengalaman itu, ia menyimpulkan bahwa Kediri Scooter Festival merupakan yang terbesar dan paling ramai di Indonesia.

Rangkaian kegiatan dimulai sejak Jumat sore (10 Oktober 2025), di mana para peserta mulai berdatangan ke Kediri. Malam harinya akan diisi dengan pengajian dan pembinaan karakter bagi komunitas vespa, yang melibatkan peserta serta warga sekitar.

Pada Sabtu pagi (11 Oktober 2025), dijadwalkan pelaksanaan city touring bersama tamu luar kota untuk memperkenalkan destinasi wisata dan komunitas di Kota Kediri. Rombongan akan memulai perjalanan dari Balai Kota Kediri dan berakhir di GOR Jayabaya, dengan rencana kehadiran Wali Kota Kediri yang akan turut menyambut para peserta.

Bambang menyampaikan bahwa dukungan pemerintah terhadap Kediri Scooter Festival bukan hanya sebatas kegiatan hiburan, tetapi juga sebagai bagian dari promosi wisata dan ekonomi kreatif Kota Kediri. Ia berharap acara ini dapat menjadi wadah silaturahmi antar komunitas sekaligus menarik wisatawan dari berbagai daerah.

Untuk informasi lengkap mengenai jadwal dan rangkaian acara, masyarakat dapat mengunjungi akun Instagram resmi @kediri.scooterfestival.
Acara Kediri Scooter Festival 2025 sendiri akan digelar di GOR Jayabaya, Kota Kediri.(yns)