Ketika Hati Terpanggil: Korwil Pendidikan Bantur Kirimkan Asa untuk Korban Kebakaran

Malang Krisnanewstv Com – Di tengah duka yang melanda, secercah harapan hadir dari uluran tangan sesama. Keluarga besar Korwil Dinas Pendidikan Kecamatan Bantur menunjukkan bahwa kepedulian tak mengenal batas, dengan memberikan bantuan berarti bagi korban kebakaran.
Pada Selasa, 9 September 2025, semangat gotong royong terpancar dari jajaran Korwil Dinas Pendidikan Kecamatan Bantur. Para kepala sekolah, guru, dan siswa bahu-membahu menyalurkan donasi sebesar 20 juta rupiah kepada Ibu Sehmi dan Ibu Sunarmi Purwati beserta keluarga. Bantuan ini diserahkan melalui GERMAS (Gerakan Masyarakat), sebuah wadah yang dipercaya untuk mengelola donasi dan melaksanakan program bedah rumah bagi keluarga yang terkena musibah kebakaran. Bapak Sarju didaulat sebagai pemimpin gerakan mulia ini.
Muntiari S.Pd, M.Pd, selaku Korwil Dinas Pendidikan Kecamatan Bantur, menegaskan bahwa aksi ini adalah wujud nyata kepedulian dari seluruh keluarga besar Korwil Pendidikan Bantur. Donasi yang terkumpul merupakan hasil sumbangan sukarela dari para kepala sekolah, guru, dan siswa yang tergerak hatinya untuk membantu meringankan beban sesama. Penyerahan dana sebesar 20 juta rupiah dilakukan secara langsung kepada keluarga korban melalui perwakilan GERMAS, disaksikan oleh Kepala Desa Abdul Manaf beserta perangkat Desa Rejoyoso.
“Kehadiran kami di lokasi kebakaran adalah bentuk simpati dan dukungan moril bagi keluarga yang tertimpa musibah. Kami berharap, bantuan ini dapat menjadi setitik cahaya yang membangkitkan semangat dan memberikan kekuatan untuk bangkit kembali,” ujar Muntiari S.Pd, M.Pd dengan penuh harap.
Beliau menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi pelajaran berharga bagi para siswa untuk menumbuhkan rasa empati dan kepedulian terhadap sesama, sehingga kelak mereka menjadi generasi yang peduli dan berkontribusi positif bagi masyarakat.
Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, kebakaran tragis yang terjadi pada Sabtu, 6 September 2025, di Dusun Wotgalih, Desa Rejoyoso, Kecamatan Bantur, Malang, telah merenggut tempat tinggal dua keluarga
Aksi Korwil Pendidikan Bantur ini adalah bukti nyata bahwa di tengah kesulitan, semangat kebersamaan dan kepedulian akan selalu ada. Mari kita jadikan momentum ini sebagai inspirasi untuk terus menumbuhkan rasa empati dan saling membantu, karena bersama, kita bisa melewati badai dan membangun kembali harapan. (Suryadi)
