Balita Tewas Tertabrak KA Gajayana, Kasi Humas Polres Tulungagung: Korban Bermain di Rel Tanpa Pengawasan

Berita Krisnanewstv.com || TULUNGAGUNG – Kecelakaan tragis terjadi di jalur kereta api wilayah Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, Rabu pagi (4/6). Seorang anak balita berusia sekitar tiga tahun dilaporkan meninggal dunia setelah tertabrak Kereta Api Gajayana jurusan Gambir–Malang.

Kasi Humas Polres Tulungagung, Ipda Nanang Murdianto, dalam keterangannya menyampaikan bahwa peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 05.25 WIB, di jalur kereta api sebelah barat Stasiun Rejotangan, kurang lebih 300 meter dari stasiun.

Korban diketahui berinisial M.A.F, laki-laki, usia 3 tahun, warga sekitar Rejotangan. Saat kejadian, korban sedang bermain sendiri di sekitar bantalan rel dan tidak mengetahui adanya kereta yang melintas. Meski masinis telah membunyikan klakson sebagai isyarat, jarak yang terlalu dekat membuat kecelakaan tidak terhindarkan.

“Korban diduga bermain di rel tanpa pengawasan orang tua, dan tertabrak KA Gajayana nomor 206. Masinis sudah berusaha memperingatkan, namun tidak sempat menghindar,” ujar Ipda Nanang.

Akibat tabrakan tersebut, korban mengalami luka parah di bagian kepala dan meninggal dunia di tempat kejadian. Jenazah kemudian dibawa ke Puskesmas terdekat untuk proses visum.

Pihak kepolisian bersama petugas PT KAI telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memintai keterangan dari saksi-saksi, termasuk petugas kebersihan stasiun dan satpam di sekitar lokasi.

Peristiwa ini menjadi pengingat keras bagi masyarakat, terutama orang tua, agar selalu mengawasi anak-anak mereka — terlebih yang tinggal di dekat lintasan kereta api.(yns)