Krisis Kepecayaan Melanda Karang Taruna Kota Kediri, Ketua Diserang Mosi Tidak Percaya

Krisnanewstv. Com Kediri – Tiga Karang Taruna Kecamatan layangkan mosi tak percaya terhadap Ketua Karang Taruna Kota Kediri yang dijabat Fakhrur Rozi,

Sikap ini berawal dari memanasnya situasi internal Karang Taruna tingkat Kota Kediri dimana tiga kecamatan yaitu Mojoroto, Kota, dan Pesantren menyatakan ketidakpercayaan terhadap sosok Fakhrur Rozi

Ketiga Karang Taruna ini menuntut adanya perubahan kepengurusan dengan cara melayangkan surat pernyataan sikap yang ditandatangani oleh para Ketua Karang Taruna di tiga kecamatan tersebut.

Surat peryataan sikap mosi tidak percaya akan kepemimpinan Fakhrur Rozi, akan disampaikan langsung kepada Mbak Wali Kota Kediri selaku Penanggung Jawab Karang Taruna Kota Kediri dan Bapak Kandinsos Kota Kediri pembina Karang Taruna Kota Kediri

Isinya berupa tiga poin yang menyatakan tidak lagi percaya pada kepemimpinan Fakhrur Rozi, dan menuntut diadakannya Temu Karya Luar Biasa untuk memilih pengurus baru, dan meminta Surat Keputusan (SK) kepengurusan saat ini ditarik atau di-caretaker oleh Karang Taruna Provinsi Jawa Timur.

Ketiga ketua Karang Taruna Kecamatan membeberkan sejumlah alasan Ketidakpercayaan yang mendasari ketidakpercayaan mereka dalam surat pernyataan tersebut.

Pertama, mereka menilai tidak ada aktivitas organisasi yang berarti dalam setahun terakhir, padahal program kerja ktelah disusun. Kedua, visi dan misi ketua terpilih tidak dijalankan sesuai janji saat pemilihan, ketiga sabotase undangan kegiatan dinsos tentang pembina Karang taruna dan melakukan pengeluaran pengurus Karang taruna kota kediri sepihak

“Tidak ada realisasi program kerja yang kami lihat. Visi misi yang dijanjikan juga tidak ada implementasinya,” terang Ketua Kecamatan Mojoroto, Mas Candra , Kamis (22/5/2025).

Mereka juga menyoroti tidak adanya transparansi dalam berbagai aspek, termasuk keuangan organisasi. Terakhir, mereka menyebutkan adanya isu miring terkait personal ketua yang berdampak pada nama baik organisasi.

“Yang jelas tidak adanya transparasi dari berbagai aspek termasuk keuangan organisasi, saya selaku pengurus merasa tidak pernah diibatkan dan itu jelas akan berdampak pada nama baik Organisasi,” cetusnya.

Para ketua dari tiga kecamatan ini berharap Karang Taruna Kota Kediri kembali solid dan berjalan sesuai dengan tujuan awal organisasi, dan tidak di jadikan ajang kepentingan pribadi.

“Kami ingin Karang Taruna ini solid kembali. Kami ingin organisasi ini berjalan dengan benar, Jagan sampai kepentingan pribadi di campur adukan dengan organisasi, terus kami yang menerima dampak nya, ingat tujuan awal kita,” tegas Abu Nur Arifin Tokoh Inspirasi Kepemudaan.

team