Pemdes Wonorejo Adakan Sosialisasi Penanganan Limbah Peternakan Di Desa Wonorejo.

Krisnanewstv.com//Malang, Pemerintahan Kecamatan Bantur bersama Pemdes Wonorejo antisipasi adanya gejolak di warga masyarakat Desa Wonorejo dan juga memperdayakan potensi peternak babi di wilayah tersebut pada hari Kamis (15/05/2025) mengadakan sosialisasi penanganan limbah peternakan di desa Wonorejo anggaran Tahun 2025.

Adapun Dinas yang diundang sebagai narasumber yaitu Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Malang dan Kantor Satpol PP dan Dinas Kesehatan dan Dinas Peternakan dan Dinas Lingkungan Hidup serta Dinas Pengairan Kabupaten Malang.

Acara di Mulai Pukul 09.00 WIB sampai selesai dan setiap Dinas di beri Waktu 15 menit untuk memberikan sosialisasi.

Turut di undang yaitu Forkopincam Bantur yaitu Camat Bantur dan Kapolsek dan Danramil diwakili dan Sekcam dan staf kecamatan 3 orang dan Mantri peternakan dan perangkat Desa 11 orang dan peternak Babi 35 orang dan Peternak Sapi dan para peternak Kambing 5 orang dan Babinsa Desa Wonorejo Bhabinkamtibmas dan Ketua BPD,dan Ketua LPMD dan Ketua TP PKK Desa serta Ketua RT 11 orang, Ketua RW :3 orang dan Bidan Desa serta pendamping Desa .

Sambutan awal dari Kades Wonorejo Hari Lumakso dan Muspika Bantur yaitu Camat Bantur Bayu Jatmiko S.STP .

Di lanjutkan dengan perwakilan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Kabupaten Malang Cunik Widyastuti sampaikan terkait perijinan dan tata cara perijinan di sampaikan kepada para peternak desa Wonorejo baik peternak babi,sapi , kambing.

Dinas Kesehatan Kabupaten Malang di bidang Kesling Sapta Prasetyo sampaikan sarana cuci tangan harus ada agar keluarga peternak tidak terkena penyakit , penggunaan masker didalam kandang dan di tata saluran air harus ada.

Perwakilan Dinas Peternakan Ibu Yuni di bidang Pengelolaan Peternakan Kabupaten Malang sosialisasikan terkait peraturan Menteri Pertanian No 14 Tahun 2020 ,skala peternakan terdiri dari skala mikro, Kecil,menengah,besar dengan terinci jumlah yang di pelihara dan keuntungan Budi daya Babi dan management kandang,Management pakan,pengendalian penyakit ,pengelolaan linbah lcara pengelolaan limbah dan sampaikan solusi Cara Maggot BSF .

Perwakilan Dinas Lingkungan hidup Ibu Arum di bidang Pencemaran Lingkungan Hidup sampaikan materi yaitu menjaga usaha dan menjaga bumi ,Adminitrasi dan dilanjutkan dengan materi dari Dinas Pengairan serta Tomy H dari Satpol PP dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dengan peserta

Camat Bantur Bayu Jatmiko,S.STP setelah usai acara menyampaikan “Kami dari Muspika Camat,Kapolsek , Danramil dan Kepala Desa,dan seluruh komponen ini tindak lanjut dari kami pemetaan data dan tinjau lapang 26/03/2025 ,kita adakan Sosialisasi ketika bagaimana masyarakat peternak babi tahu aturannya dan kami menghimbau pemerintah untuk membuat paguyuban paguyuban bekerja sama dengan UPT,Karang Taruna dan universitas dan lain lainnya dengan di adakan tadi mereka semangat untuk mentaati aturan,” Ungkap nya(Surya Dharma)