Masyarakat Desa Pringgodani Butuh Aliran Listrik PLN ,Jalan Layak Pakai Dan Lebar
Malang, Desa Pringgodani Kecamatan Bantur Kabupaten Malang adalah sebuah desa yang sangat menarik di samping mayoritas orang Madura tetapi tidak mengesampingkan dengan etnis lain dan kerukunan antar warga sangat kental sekali dan tidak membedakan status sosial dan perkembangan desa Pringgodani semakin pesat teriring Kepala Desa Pringgodani dipimpin oleh H.Abdul Malek selama 3 periode ini mulai dari warga masyarakat dikenal sebagai petani tebu, taat dalam pembayaran pajak 3 besar di kecamatan Bantur di samping serta Infrastruktur cukup baik,serta bermunculan TPQ dan pembangunan lainnya.
Akan tetapi ada beberapa yang mendesak dan sangat di butuhkan warga masyarakat Desa Pringgodani untuk mendapat perhatian pemerintah yaitu Aliran Listrik dan pelebaran jalan.
Menurut Kepala Desa Pringgodani ketika awak media datang di Kantor Desa Pringgodani pada hari Kamis(12/10) H.Abdul Malek menyampaikan harapan yang dibutuhkan warga masyarakat Pringgodani ,” Membutuhkan adanya 1 masalah listrik ada di suatu lingkungan tepat dusun Krajan RT 8 dan RT 9 itu memang sulit sekali dan saya beberapa kali mengajukan itu tidak pernah di ACC karena apa berbenturan dengan lokasi karena lokasi itu punya lokasi TNI marinir jadi kesulitan dari situ
setiap saya usul ke PLN kalau bisa minta tolong usahakan masalah penerangan listrik di desa Pringgodani RT 8 dan RT 9 masih belum terjangkau masalah penerangan dan sering warga kesetrum ketika mencari rumput dan ini menjadi sebuah persoalan yang perlu diperhatikan karena warga berbagai cara bagaimana di daerahnya bisa di akhiri listrik,’ jelas Kades yang merakyat bersama warganya
Lebih lanjut Kades Pringgodani menyampaikan ,”yang kedua di situ kan jalan kabupaten antara Balekambang,dan Bantur, Karangsari di Pringgodani mayoritas petani itu menanam tebu jadi kalau untuk musim pekerjaan penebangan tebu banyak sekali Truck muatan tebu yang guling kenapa karena jalannya tidak cukup hanya 3 meter karena apa ketika persimpangan tidak bisa seandainya muatan tebu yang satu ke pinggir jalan baru bisa jalan kalau jalan bersamaan tidak bisa maka dari itu saya minta tolong sebagai kepala desa masalah pelebaran jalan antara kabupaten Jalan Balekambang ,Bantur,pringgodani,dan Karangsari itu memang posisi serba sulit karna itubyang saya sampaikan tadi seandainya ada muatan tebu berpapasan tidak bisa mayoritas disini 80 % itu petani tebu karena tanah diPringgodani itu tanah kering di tanami jagung itu tidak mampu karna tidak ada air atau kering makanya mayoritas di sini petani tanam tebu, pungkasnya
Surya Dharma
