32 Pramuka Penggalang Kediri Siap Bawa Nama Daerah di Jambore Nasional XII 2026
KEDIRI | Krisnanewstv.com – Sebanyak 32 anggota Pramuka Penggalang pilihan Kabupaten Kediri bersiap membawa nama daerah ke panggung nasional. Mereka resmi dilepas untuk mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Gerakan Pramuka Tahun 2026 yang akan berlangsung di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, pada 14–22 Agustus 2026.
Pelepasan kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Kediri tersebut dilakukan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Moh. Muhsin, di halaman Kebun Blimbing, Desa Turus, Kecamatan Gurah, Selasa (11/8/2026).

Suasana pelepasan berlangsung penuh semangat. Bagi para peserta, Jamnas bukan sekadar perjalanan ke luar daerah, tetapi kesempatan untuk belajar, bertemu sahabat baru dan merasakan langsung keberagaman Indonesia.
Bertemu Pramuka dari Sabang sampai Merauke
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Moh. Muhsin, mengatakan keikutsertaan dalam Jamnas menjadi pengalaman berharga bagi para peserta.
Menurutnya, mereka akan bertemu dengan anggota Pramuka dari berbagai daerah di Indonesia. Momentum tersebut harus dimanfaatkan untuk memperluas pengalaman, meningkatkan keterampilan sekaligus memperkuat persaudaraan.
«“Pada Jamnas nantinya adik-adik akan bertemu dengan saudara kita dari Sabang sampai Merauke. Manfaatkan kesempatan ini untuk mempererat persatuan dan kesatuan bangsa serta membangun persahabatan dengan sesama anggota Pramuka se-Nusantara,” ujar Muhsin.»
Muhsin juga berpesan agar seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan disiplin serta menjaga sikap selama berada di lokasi Jamnas.
Menurutnya, karakter Pramuka yang ramah, santun, mandiri dan memiliki kepedulian terhadap sesama harus tetap ditunjukkan dalam setiap kesempatan.
«“Belajarlah dengan rendah hati, menjaga diri, bangun persahabatan tanpa memandang asal daerah, timba pengalaman sebanyak-banyaknya, dan bawa pulang pengalaman tersebut untuk menginspirasi teman-teman di pangkalan masing-masing,” pesannya.»
Ia juga meminta para peserta menjaga nama baik Kabupaten Kediri sekaligus memperkenalkan potensi daerah melalui interaksi dengan peserta dari berbagai penjuru Indonesia.
Bukan Sekadar Berkemah, tetapi Belajar tentang Indonesia
Muhsin berharap para peserta mampu membawa pulang pengalaman berharga setelah mengikuti Jamnas.

Interaksi dengan anak-anak dari berbagai provinsi, menurutnya, menjadi kesempatan untuk belajar memahami perbedaan, mengenal lingkungan baru, membangun persahabatan serta menumbuhkan sikap saling menghargai.
«“Hal ini menjadi momentum penting bagi anak-anak untuk belajar mengenal lingkungan,” harapnya.»
32 Penggalang Terpilih Siap Jalani Jamnas
Sementara itu, Kamabigus Wahyudi menjelaskan, kontingen Kwarcab Kabupaten Kediri yang diberangkatkan terdiri dari 32 peserta. Seluruhnya merupakan anggota Pramuka Penggalang yang telah melalui proses seleksi.
Selain peserta, kontingen juga didampingi dua pendamping, masing-masing pendamping putra dan putri.
«“Persiapan peserta jambore kali ini dimulai dari seleksi. Dari hasil seleksi yang lolos, kita berangkatkan mengikuti Jambore Nasional dari Penggalang Garuda,” jelas Wahyudi.»
Proses seleksi tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan peserta yang berangkat benar-benar siap mengikuti seluruh rangkaian kegiatan Jamnas.
Ingin Pulang Membawa Banyak Sahabat
Semangat mengikuti Jamnas juga datang dari para peserta. Salah satunya Locita Ekatia Putri, peserta Kontingen Kwarcab Kabupaten Kediri yang berasal dari SMPN 2 Kras.
Bagi Locita, Jamnas menjadi kesempatan untuk memperluas relasi sekaligus mendapatkan sahabat dari berbagai provinsi di Indonesia.
«“Dengan mengikuti Jamnas ini saya berharap bisa menambah relasi dan sahabat dari berbagai provinsi. Saya juga berharap Jamnas tahun-tahun berikutnya semakin baik lagi,” ujarnya.»
Keberangkatan kontingen Kwarcab Kabupaten Kediri ke Jambore Nasional XII 2026 menjadi momentum penting bagi para peserta untuk belajar lebih banyak di luar ruang kelas.
Mereka tidak hanya membawa seragam dan perlengkapan perkemahan, tetapi juga membawa nama Kabupaten Kediri, semangat persaudaraan dan harapan untuk menjadi generasi muda yang mandiri, berkarakter serta mampu menghargai keberagaman Indonesia.
Dari Kediri menuju Cibubur, langkah kecil para Penggalang ini membawa pesan besar: berkemah untuk belajar, bersahabat untuk bersatu, dan pulang membawa pengalaman untuk dibagikan.
(Mbah Geng)
