Truk BBM Terperosok di Tikungan Bantur, Diduga Sopir Lalai

Malang, Krisnanewstv.com — Sebuah truk pengangkut bahan bakar minyak (BBM) dengan nomor polisi B 9278 SFV milik PT Pertamina Patra Niaga nyaris terguling setelah terperosok ke dalam got di tikungan tajam wilayah Desa Bantur, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, pada Selasa (13/1/2026) sekitar pukul 15.15 WIB. Insiden tunggal ini memicu kekhawatiran serius mengingat truk tersebut mengangkut muatan berisiko tinggi.

Sopir truk berdalih bahwa kecelakaan terjadi karena ia menghindari pengendara sepeda yang membawa rumput. Namun, keterangan warga di lokasi justru mengarah pada dugaan kelalaian berat.

“Ada yang bilang sopir ngantuk, tapi faktanya malah kenek yang nyetir. Sopirnya teler, katanya habis minum. Bahkan mereka sempat membuang botol-botol yang diduga berisi alkohol untuk hilangkan jejak. Bau mulut mereka juga menyengat,” ungkap seorang saksi mata yang enggan disebutkan namanya.

Dugaan bahwa sopir dan kenek berada dalam pengaruh alkohol saat mengemudikan kendaraan bermuatan BBM menimbulkan kecemasan publik. Selain melanggar hukum dan etika kerja, tindakan ini berpotensi menimbulkan bencana besar jika terjadi kebocoran atau ledakan.

Hingga berita ini diturunkan, truk masih belum dievakuasi dari lokasi kejadian. Pihak keamanan yang berjaga menolak memberikan keterangan, dan belum ada pernyataan resmi dari pihak PT Pertamina Patra Niaga terkait insiden ini maupun langkah penanganan terhadap awak kendaraan yang terlibat.

Warga mendesak agar aparat penegak hukum dan perusahaan bertindak tegas. “Ini bukan sekadar kecelakaan. Ini kelalaian fatal yang bisa mengancam nyawa banyak orang. Jangan sampai dibiarkan,” tegas salah satu warga.

Insiden ini menjadi peringatan keras bagi seluruh perusahaan transportasi BBM untuk memperketat pengawasan terhadap sopir dan awak kendaraan. Profesionalisme, kesadaran penuh, dan tanggung jawab hukum harus menjadi syarat mutlak dalam pengoperasian kendaraan pengangkut bahan berbahaya.

(Team)