SPPG Bantur Kembali Beroperasi: 3.019 Siswa Kembali Tersenyum, Gizi Jadi Prioritas

 

MALANG – Senyum ribuan siswa di Kecamatan Bantur kembali merekah. Setelah sempat terhenti, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Bantur kini kembali beroperasi, membawa harapan baru bagi 3.019 penerima manfaat dari 26 lembaga pendidikan.

 

Sejak Selasa (31/3/2026), program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali berjalan serentak, mengikuti kebijakan terbaru dari Badan Gizi Nasional (BGN). Bukan sekadar program, ini adalah langkah nyata memastikan anak-anak tetap tumbuh sehat dan siap belajar meraih masa depan.

 

Di balik angka ribuan penerima itu, ada cerita sederhana: anak-anak yang kini bisa kembali menikmati makanan bergizi di sekolah, tanpa rasa khawatir. Dari tingkat PAUD hingga SMA, semua merasakan manfaat yang sama—energi untuk belajar, dan semangat untuk bermimpi.

 

Puluhan lembaga pendidikan pun kembali terlayani, mulai dari TKN Pembina, KB Permata Bunda, TK PGRI, hingga sekolah-sekolah seperti SDN, SMP Negeri, serta lembaga pendidikan berbasis keagamaan seperti Mambaul Ulum, Nurul Huda, dan Darul Muttaqin.

 

Kebijakan terbaru yang diterapkan membuat program ini semakin terarah. Distribusi makanan kini menyesuaikan jadwal sekolah—artinya, hanya diberikan saat kegiatan belajar berlangsung. Menu yang disajikan pun praktis, berupa makanan siap santap dalam kemasan ompreng, sehingga lebih efektif dan mudah didistribusikan.

Ketua Pelayanan SPPG Bantur, Afifa Berlian, menegaskan komitmennya untuk menjalankan program ini secara optimal.

 

“Kami siap melaksanakan distribusi MBG sesuai kebijakan dari BGN, dengan menyesuaikan jadwal sekolah. Menu yang diberikan berupa makanan siap santap agar lebih efektif dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh siswa,” ujarnya.

 

Lebih dari sekadar makanan, program ini adalah investasi masa depan. Ketika kebutuhan gizi terpenuhi, konsentrasi belajar meningkat, dan peluang untuk meraih prestasi pun semakin terbuka.

 

Di Bantur, langkah kecil ini menjadi bukti bahwa perhatian terhadap generasi muda tidak pernah berhenti. Bahwa di setiap kotak ompreng yang dibagikan, tersimpan harapan besar: anak-anak yang lebih sehat, lebih cerdas, dan siap menghadapi masa depan.

Aripin