SDN Bakalan Krajan 2 Terancam Sepi Pendaftar, Wali Murid Desak Evaluasi Serius Dinas Pendidikan

 

Malang, Krisnanewstv – Kekhawatiran terhadap masa depan SDN Bakalan Krajan 2, Kecamatan Sukun, Kota Malang, mulai mencuat ke permukaan. Sejumlah wali murid dan masyarakat sekitar menilai kondisi internal sekolah yang belum menunjukkan perbaikan berpotensi berdampak pada menurunnya minat pendaftaran peserta didik baru Tahun Ajaran 2026–2027.

Situasi tersebut memunculkan keresahan, terutama menjelang proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Beberapa calon wali murid mengaku masih mempertimbangkan ulang keputusan untuk menyekolahkan anaknya di lembaga pendidikan tersebut.

Salah satu calon wali murid menyampaikan kekhawatiran bahwa stabilitas manajemen sekolah menjadi faktor penting dalam menentukan pilihan pendidikan anak.

“Orang tua tentu ingin memastikan anaknya mendapatkan lingkungan belajar yang nyaman dan kondusif. Kalau situasi di sekolah masih belum jelas, wajar jika wali murid mempertimbangkan pilihan lain,” ujarnya.

Sejumlah masyarakat menilai polemik internal yang disebut-sebut terjadi di lingkungan sekolah dikhawatirkan memengaruhi tingkat kepercayaan publik. Mereka berharap permasalahan yang ada dapat segera diselesaikan secara transparan dan profesional.

Kondisi ini memunculkan dorongan agar Dinas Pendidikan Kota Malang melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap situasi yang berkembang di SDN Bakalan Krajan 2. Langkah tersebut dinilai penting guna menjaga kualitas layanan pendidikan sekaligus mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap sekolah negeri.

“Harapan kami, ada perhatian serius dari pihak terkait. Sekolah negeri harus tetap menjadi pilihan utama masyarakat karena kualitas dan pelayanannya,” ungkap perwakilan wali murid.

Pengamat pendidikan yang enggan disebutkan namanya menilai, stabilitas manajemen sekolah memiliki pengaruh besar terhadap kepercayaan publik, terutama menjelang PPDB.

Menurutnya, evaluasi yang objektif dan terbuka dapat menjadi solusi untuk memastikan proses pendidikan berjalan optimal serta memberikan kepastian bagi masyarakat.

Hingga berita ini disusun, belum ada pernyataan resmi dari pihak Dinas Pendidikan Kota Malang terkait langkah yang akan diambil. Namun masyarakat berharap instansi terkait dapat segera melakukan kajian mendalam demi menjaga keberlangsungan proses belajar mengajar di sekolah tersebut.

Jika tidak ada langkah strategis dalam waktu dekat, sejumlah wali murid khawatir minat pendaftar baru dapat menurun. Kondisi ini dinilai perlu menjadi perhatian bersama agar keberlangsungan pendidikan di SDN Bakalan Krajan 2 tetap terjaga.(Timred)