Polres Kediri Kota Tangani Dampak Puting Beliung di 18 Titik, Pastikan Kondisi Tetap Kondusif

 

Berita Krisnanewstv.com || KEDIRI – Hujan deras yang disertai angin puting beliung melanda sejumlah wilayah Kota Kediri, Jawa Timur, pada Sabtu (28/3/2026). Menyikapi kejadian tersebut, jajaran Polres Kediri Kota bergerak cepat melakukan penanganan di berbagai lokasi terdampak.

Langkah yang dilakukan meliputi pengamanan area, pembersihan material berbahaya, serta pengecekan kondisi warga untuk memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Berdasarkan data di lapangan, dampak cuaca ekstrem tersebut menyebabkan pohon dan ranting tumbang di sedikitnya 18 titik. Kondisi ini sempat mengganggu arus lalu lintas serta aktivitas masyarakat di beberapa ruas jalan dan kawasan permukiman.

Sejumlah titik terdampak di antaranya berada di Jalan Urip Sumoharjo, depan RS Baptis, kawasan Universitas Islam Kadiri (Uniska), Jalan Padang Padi, Jalan Perintis Kemerdekaan, GOR Joyoboyo, Dhoho Plaza, Jalan Letjen Sutoyo, Jalan Harmoni, hingga Jalan Tirtosari yang dilaporkan menimpa kendaraan. Selain itu, wilayah permukiman seperti Banjar Mlati, Kampung Dalem, serta Perumahan Bumi Asri juga mengalami dampak berupa kerusakan rumah dan warung milik warga.

Kabag Ops Polres Kediri Kota, Kompol Iwan Setyo Budhi, yang turun langsung ke lokasi menyampaikan bahwa pihaknya segera melakukan pengecekan di sejumlah titik kejadian.

“Setelah menerima laporan, kami langsung menuju lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan serta memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka serius,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa langkah cepat tersebut merupakan bagian dari kesiapsiagaan aparat dalam menghadapi bencana yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.

Dalam proses penanganan, personel kepolisian bekerja sama dengan BPBD serta DLHKP Kota Kediri untuk membersihkan material pohon tumbang dan membantu warga menangani kerusakan bangunan.

Kegiatan evakuasi dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan instansi terkait serta masyarakat setempat guna mempercepat pemulihan kondisi lingkungan.

Hingga proses penanganan berlangsung, seluruh titik terdampak dilaporkan dalam kondisi aman dan terkendali. Petugas juga masih melakukan pemantauan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan dampak lanjutan.

Masyarakat diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama saat terjadi hujan deras disertai angin kencang, serta menghindari area yang berpotensi berbahaya seperti pohon besar maupun bangunan yang rawan roboh.(yns)