Peduli Pendidikan Agama, Pemdes Rejoyoso Salurkan Insentif untuk 115 Ustaz dan Ustazah
Malang – Pemerintah Desa Rejoyoso, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, menyalurkan insentif kepada para guru ngaji sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam membina pendidikan agama di tengah masyarakat.
Penyaluran insentif tersebut dilaksanakan di Balai Desa Rejoyoso pada Rabu (11/3/2026) dan berlangsung dalam suasana hangat serta penuh kebersamaan.
Kepala Desa Rejoyoso, Abdul Manaf, secara langsung menyerahkan insentif kepada 115 ustaz dan ustazah yang selama ini aktif mengajarkan ilmu agama kepada anak-anak dan masyarakat di lingkungan desa.
Dalam sambutannya, Abdul Manaf menyampaikan bahwa peran guru ngaji sangat penting dalam membentuk karakter serta akhlak generasi muda.
Menurutnya, para ustaz dan ustazah telah memberikan kontribusi besar dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan dan moral kepada generasi penerus di Desa Rejoyoso.
“Pemberian insentif ini merupakan bentuk perhatian dan apresiasi dari Pemerintah Desa Rejoyoso kepada para guru ngaji yang telah mengabdikan diri untuk mendidik anak-anak dan masyarakat,” ujar Abdul Manaf.
Ia menjelaskan bahwa setiap guru ngaji menerima insentif sebesar Rp300.000, yang bersumber dari Pendapatan Asli Desa (PAD) Tahun 2026. Dana tersebut secara khusus dialokasikan untuk mendukung kegiatan keagamaan di Desa Rejoyoso.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Camat Bantur Bayu Jatmiko, Ketua BPD Rejoyoso Sarju, perangkat desa, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.
Camat Bantur Bayu Jatmiko memberikan apresiasi atas langkah Pemerintah Desa Rejoyoso yang dinilai peduli terhadap para guru ngaji.
Menurutnya, keberadaan ustaz dan ustazah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter serta memperkuat nilai-nilai moral generasi muda di tengah perkembangan zaman.
“Peran para guru ngaji sangat penting dalam membangun akhlak dan karakter generasi muda. Apa yang dilakukan Pemdes Rejoyoso ini merupakan langkah positif yang patut diapresiasi,” ungkapnya.
Penyaluran insentif berlangsung dengan tertib dan penuh kekeluargaan. Momentum tersebut juga menjadi simbol kuatnya sinergi antara pemerintah desa, tokoh agama, dan masyarakat dalam membangun kehidupan sosial yang religius dan harmonis di Desa Rejoyoso. (Arfin/stroeew)
