Munculnya Baliho “Coblos Bumbung Kosong” Jadi Perlawanan Terhadap Ipin-Syah

Krisnanewstv com Trenggalek, 27 Oktober 2024 – Semakin dekatnya waktu pemilihan kepala daerah, sejumlah baliho bertuliskan “Coblos Bumbung Kosong” terlihat terpasang di berbagai sudut kota. Ajakan ini mendorong masyarakat untuk memilih kotak kosong daripada golput pada surat suara sebagai bentuk protes terhadap pasangan calon tunggal, Ipin-Syah.

Baliho ini menimbulkan beragam reaksi dari masyarakat. Beberapa warga menganggap gerakan “Coblos Bumbung Kosong” sebagai bentuk penyampaian aspirasi politik yang sah di tengah keterbatasan pilihan calon. Pasalnya, dengan Ipin-Syah sebagai satu-satunya pasangan calon, sebagian warga merasa tidak memiliki opsi lain yang dapat mewakili aspirasi mereka.

Menurut Ubedh Marta , seorang warga yang prihatin dengan kondisi ini, kampanye “Coblos Bumbung Kosong” adalah suara yang mewakili harapan masyarakat untuk pilihan yang lebih demokratis. “Tidak semua orang setuju dengan calon tunggal, dan ini adalah bentuk aspirasi yang sah. Harusnya ada calon alternatif agar pemilih merasa pilihan mereka lebih berarti,” ungkapnya.

Jika gerakan ini semakin kuat, hal ini berpotensi mengancam kemenangan pasangan Ipin-Syah. Berdasarkan aturan, calon tunggal harus memperoleh suara lebih banyak daripada kotak kosong untuk menang. Apabila sebaliknya, kotak kosong bisa dinyatakan sebagai pemenang, dan pemilihan ulang harus dilakukan dengan calon-calon baru.

Dengan semakin dekatnya Pilkada, fenomena ini menambah dinamika dalam kontestasi politik di daerah Trenggalek. Masyarakat kini dihadapkan pada dua pilihan: mendukung pasangan Ipin-Syah atau memilih kotak kosong sebagai bentuk perbedaan aspirasi politik.

Ang F