Hijaukan Sekolah, Tumbuhkan Kepedulian: SMPN 1 Kunjang Gelar Aksi Talibuy 2026

Hijaukan Sekolah, Tumbuhkan Kepedulian: SMPN 1 Kunjang Gelar Aksi Talibuy 2026

 

Kabupaten Kediri, Jatim Hari Ini — Suasana berbeda tampak di halaman SMP Negeri 1 Kunjang. Bukan sekadar aktivitas belajar biasa, ratusan siswa terlihat antusias menanam lidah buaya dalam kegiatan bertajuk Talibuy (Tanam Lidah Buaya) yang digelar pada 1–2 Maret 2026.

 

Sebanyak 270 bibit lidah buaya disiapkan dengan dukungan PT Keong Nusantara Abadi. Para siswa dari kelas 7, 8, dan 9 dibagi dalam kelompok-kelompok kecil, lalu dibekali pengetahuan langsung tentang cara menanam yang baik—mulai dari mencampur tanah dan sekam, hingga mengatur jarak tanam agar tanaman dapat tumbuh optimal.

 

Dengan penuh semangat, para siswa bersama wali kelas mereka turun langsung ke halaman sekolah. Mereka menanam satu per satu bibit, seolah sedang menanam harapan untuk lingkungan yang lebih hijau.

 

Menariknya, kegiatan ini juga diwarnai dengan nuansa kearifan lokal. Para siswa tampil kreatif mengenakan busana khas petani—mulai dari kaus lengan panjang, daster, hingga caping yang melindungi dari terik matahari. Suasana pun terasa hangat, sederhana, dan penuh kebersamaan.

 

Kepala SMPN 1 Kunjang, Kristien Endah Riwayati, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar praktik, tetapi juga pembelajaran bermakna bagi siswa.

 

“Melalui Talibuy, siswa tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi juga berkontribusi nyata bagi lingkungan,” ujarnya.

 

Pemilihan lidah buaya pun bukan tanpa alasan. Tanaman ini telah menjadi identitas Kecamatan Kunjang, yang dikenal sebagai salah satu sentra penghasil sekaligus pengekspor aloe vera di Kabupaten Kediri.

 

“Harapannya, kegiatan ini menjadi langkah awal bagi siswa untuk lebih mengenal potensi lingkungan sekitar,” tutupnya.

 

Aksi sederhana ini menjadi bukti bahwa pendidikan tak hanya soal pengetahuan, tetapi juga menanamkan kepedulian—dari halaman sekolah, untuk masa depan yang lebih hijau.

 

(Penulis: Munir , Andre)