Bupati Bondowoso Imbau Warga Tidak Panic Buying BBM, Pasokan Dipastikan Aman
Bondowoso – Krisnanewstv.com
Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid melalui Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso menegaskan agar masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan panic buying bahan bakar minyak (BBM).
Pemkab Bondowoso memastikan bahwa stok dan pasokan BBM jenis Pertalite dan Pertamax di wilayah Bondowoso dalam kondisi aman dan mencukupi. Hal ini disampaikan setelah pemerintah daerah melakukan koordinasi dengan Pertamina serta melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SPBU di wilayah tersebut.
Meski telah ada imbauan dari pemerintah daerah, pada Sabtu (07/03/2026) masih terlihat antrean kendaraan di sejumlah SPBU. Salah satunya di SPBU kawasan Kampung Arab, Kecamatan Tenggarang, di mana antrean kendaraan masih terjadi meski mobil tangki Pertamina terlihat melakukan pengisian BBM sekitar pukul 20.00 WIB.
Sementara pada Minggu pagi (08/03/2026), antrean kendaraan masih terlihat di beberapa SPBU di Bondowoso, meski tidak sepanjang hari-hari sebelumnya.
Informasi Viral Picu Antrean
Antrean panjang yang bahkan sempat mengular hingga ke jalan raya di sejumlah titik di Bondowoso diduga dipicu oleh beredarnya informasi viral mengenai cadangan BBM. Informasi tersebut membuat sebagian warga berbondong-bondong mengisi BBM melebihi kebutuhan harian.
Meskipun pemerintah daerah telah memberikan penjelasan resmi bahwa pasokan BBM aman, kekhawatiran masyarakat akan kehabisan stok tetap memicu antrean di beberapa SPBU. Namun, sebagian warga membantah bahwa kondisi tersebut merupakan panic buying.
Pemkab Bondowoso kembali mengimbau masyarakat agar membeli BBM sesuai kebutuhan sehingga distribusi dapat berjalan lancar dan tidak menimbulkan antrean panjang.
Di sisi lain, beberapa warga juga menyampaikan adanya oknum yang diduga memanfaatkan situasi dengan menjual BBM secara eceran dengan harga mencapai Rp20.000 per liter.
(Suryadi)
