Banjir Berulang di Perumahan Kwadungan Permai, Warga Soroti Drainase dan Tata Kelola Lingkungan

KEDIRI | Krisnanewstv.com – Banjir yang terus berulang di Perumahan Kwadungan Permai, Desa Sambirejo, Kecamatan Gampengrejo, kembali terjadi pada pukul 18.00 WIB usai hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Kondisi ini semakin menegaskan keluhan warga yang menyebut kawasan hunian itu selalu tergenang setiap kali hujan turun.

Dampak banjir kali ini cukup serius. Warga mengalami kerugian materiil dan nonmateriil, aktivitas lumpuh, serta banyak warga terpaksa mengungsi karena air masuk ke dalam rumah. Pantauan di lapangan menunjukkan ketinggian air di luar rumah mencapai 60–70 sentimeter, sementara air yang masuk ke dalam rumah sekitar 30–40 sentimeter.

Menurut keterangan warga, banjir di kawasan tersebut bukan kejadian insidental, melainkan pola berulang. Air hujan disebut selalu meluap dan masuk ke rumah, menciptakan ketidaknyamanan dan kekhawatiran berkepanjangan bagi penghuni perumahan.

Secara umum, banjir yang kerap terjadi di kawasan perumahan biasanya dipicu oleh kombinasi sejumlah faktor, antara lain drainase yang tidak memadai, minimnya area resapan air, posisi wilayah yang berada di dataran rendah, serta pembangunan kawasan hunian yang tidak diimbangi pengelolaan lingkungan secara optimal. Kondisi tersebut membuat air hujan tidak tertampung dan tidak mengalir dengan lancar.

Perumahan Kwadungan Permai diketahui merupakan kawasan hunian yang dikembangkan oleh PT Yura Abadi Perkasa. Warga berharap adanya evaluasi menyeluruh terhadap sistem drainase dan tata kelola lingkungan, serta langkah konkret dari pihak terkait dan pemerintah daerah, agar persoalan banjir yang terus berulang tidak lagi menjadi beban warga setiap musim hujan.

jurnalis : Niko