Membangun Jejaring Stake Holder Dalam Advokasi Penanggulangan TBC Melalui TPT
Krisnanewstv.com//Jember, Guna mendukung komunikasi efektif peningkatan terapi pencegahan tuberkolosis dan peningkatan aspek pengetahuan key influencer agar mampu merancang dan melaksanakan kegiatan advokasi untuk mendorong komitmen dan dukungan pengambil keputusan multi stakeholder dalam perubahan perilaku masyarakat dan nakes terkait inisiasi TPT,maka komponen key influencer yang ada di Kabupaten Jember turut serta aktif pelatihan ADVOKASI SMART untuk key influencer yang bertempat di Hotel THE ALANA Jalan Ahmad Yani Kota Malang, Jawa Timur yang di mulai tanggal(25/06/2024) berakhir tanggal l(27/06/2024) yang di inisiasi oleh USAID PREVENT TB.

Adapun key influencer kabupaten Jember merupakan bagian dari peserta 4 Kabupaten /Kotamadya yang berada di Jawa Timur vang ikut pelatihan yaitu 5 peserta Kabupaten Jember,5 peserta Kabupaten Sidoarjo ,10 peserta Kabupaten Malang dan 5 peserta Kota Surabaya dan dari berbagai elemen yang ikut serta dari Kabupaten Jember yaitu Faridatul Fitriyah (aktivis TBC Jember),Dr.Dewi Rokhmah, M.Kes(FKM UNEJ),Devi Martadiana (jaringan Indonesia Positif),dr.Faris Mukmin(Nakes PKM Ledokombo),Siti Fatonah (kader+Muslimat NU),
Dalam pelatihan ADVOKASI SMART dalam diskusi tim Jember menyampaikan pemaparan mengadvokasi pemangku kebijakan untuk penanggulangan TBC dan peningkatan capaian TPT dengan melakukan skrening di Pondok Pesantren , mengingat di pesantren merupakan salah satu kelompok beresiko terbukti adanya pasien TBC di antaranya adalah santri Pondok Pesantren ,kegiatan skrening ini merupakan program inovasi dari Puskesmas Ajung Kabupaten Jember yakni TEBAS KEREN (TB bebas d kelompok pekerja dan pesantren)kegiatan jemput bola yg d lakukan untuk menemukan temuan kasus TB baru .
Sementara itu salah satu peserta pelatihan dari Jember Faridatul Fitriyah (Aktivitas TBC) mengatakan,”Dengan adanya pelatihan key advokasi ini kami respon positif karena sudah memberi ilmu kita supaya bisa mengadvokasi kebijakan kebijakan dalam penanggulangan TB ,dan d harapkan bukan hanya di Puskesmas Ajung yang melakukan kegiatan skrening di Pesantren tetapi nantinya semua Pesantren di kabupaten Jember akan bisa melaksanakan juga dan satu satunya penyakit menular yang bisa di cegah adalah TBC dengan cara pemberian terapi pencegahan tuberkulosis(TPT),”.
“Saya bangga dengan perwakilan Jember sepertinya sudah punya pemahaman terkait TBC dan TPT dengan baik, semua ini tidak terlepas dari keejasama yang baik antara team USAID Prevent TB dengan Dinkes Jember dan jajaran Puskesmas, harapannya semoga pelatihan ini bisa membekali peserta untuk semakin aktif dalam membantu penanggulangan TB di Jember,” ucap Najmuddin District Advocay and Partnership Officer (DAPO).
Surya Dharma
