Karnaval Nyawiji Bantur Jadi Pusat Keramaian, 24 Kontingen Ikuti Pawai
MALANG SELATAN, Krisnanewstv.com — Karnaval Nyawiji Desa Bantur, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, menjadi pusat keramaian warga pada Senin (28/9/2026). Sebanyak 24 kontingen dari berbagai wilayah Desa Bantur turut ambil bagian dalam pawai yang berlangsung meriah tersebut.
Untuk menjaga keamanan dan kelancaran kegiatan, pengamanan melibatkan berbagai unsur. Tim UPT Perhubungan Pagak di bawah koordinasi Sonianto, S.H., M.M., turut melakukan pengaturan arus lalu lintas di sepanjang jalur karnaval.
Unsur keamanan desa bersama petugas terkait juga ikut mengawal jalannya kegiatan hingga seluruh peserta menyelesaikan rangkaian pawai dan mencapai garis finis.

Pemberangkatan rombongan diawali dari SMP Negeri 01 Bantur. Sebanyak 38 personel pasukan pembawa bendera tampil sebagai bagian pembuka rombongan. Kepala SMP Negeri 01 Bantur, Agus Imam Syafi’i, S.Pd., turut mendampingi kegiatan tersebut.
Kepala Desa Bantur, Nanang Kosim, berharap seluruh rangkaian Karnaval Nyawiji dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar.
“Semoga kegiatan Karnaval Nyawiji bisa berjalan lancar, aman dan selamat. Yang paling penting semua warga bisa senang dan menikmati kegiatan ini,” ujar Nanang Kosim kepada awak media.
Suasana semakin semarak dengan penampilan drumband Yayasan Nurul Huda yang berdomisili di RT 58, Dusun Durmo, Desa Bantur. Penampilan tersebut menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang memadati sepanjang rute karnaval.

Dari sisi pelayanan kesehatan, Puskesmas Bantur juga menerjunkan enam personel kesehatan untuk mengantisipasi kebutuhan medis selama kegiatan berlangsung.

Tak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, Karnaval Nyawiji turut memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM Desa Bantur. Tingginya antusiasme warga membuat sejumlah pelaku usaha memanfaatkan momentum tersebut untuk meningkatkan penjualan.
Kegiatan ini pun menjadi ruang kebersamaan warga Desa Bantur dalam memeriahkan agenda desa sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat melalui sektor UMKM.
Arifpin
