Polresta Sidoarjo Masuk Sekolah, Tanamkan Sadar Hukum pada Pelajar dan Cegah Radikalisme

 

SIDOARJO — Upaya membangun kesadaran hukum sejak usia sekolah terus dilakukan Polresta Sidoarjo Polda Jawa Timur. Melalui program edukasi ke sekolah-sekolah, kepolisian mengajak para pelajar memahami pentingnya menaati aturan sekaligus menjaga lingkungan pendidikan tetap aman dan kondusif.

 

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing melalui Kasat Binmas Polresta Sidoarjo Kompol Inggit Prasetiyanto mengatakan, sosialisasi dilakukan secara rutin dengan memberikan edukasi mengenai kepatuhan terhadap hukum serta pencegahan berbagai perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

 

Selain persoalan hukum, para pelajar juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya membangun pola pergaulan yang sehat, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

 

«“Kami ingin menanamkan budaya tertib peraturan dan undang-undang yang berlaku sekaligus mengantisipasi potensi kenakalan remaja, perundungan (bullying), dan penyebaran paham radikalisme di lingkungan sekolah,” ujar Kompol Inggit, Rabu (23/9/2026).»

 

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah materi turut disampaikan, mulai dari pencegahan perundungan, radikalisme, hingga pelecehan seksual.

 

Para peserta didik diajak mengenali berbagai bentuk perilaku tersebut, memahami dampaknya, serta memiliki keberanian untuk menolak tindakan yang bertentangan dengan hukum dan norma yang berlaku.

 

Polresta Sidoarjo juga mendorong para pelajar agar tidak bersikap pasif ketika menemukan indikasi tindakan yang dapat mengancam keselamatan diri sendiri maupun orang lain. Pelajar diharapkan mampu menyampaikan laporan kepada pihak yang tepat sehingga persoalan dapat ditangani sedini mungkin.

 

Menurut Kompol Inggit, menciptakan lingkungan pendidikan yang aman bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Dibutuhkan keterlibatan sekolah, keluarga, dan masyarakat agar upaya pencegahan dapat berjalan secara berkelanjutan.

 

“Dengan adanya penyuluhan ini, diharapkan para pelajar semakin memahami pentingnya menjaga perilaku, menghormati sesama, serta berperan aktif dalam mencegah kenakalan remaja dan berbagai bentuk gangguan Kamtibmas,” tegas Kompol Inggit. (Ag/Hum)