Karnaval Budaya dan Parade Sound System Meriahkan Karangsari, 17 Kontingen Tempuh Rute 3 Kilometer

MALANG (Krisnanewstv.com) — Semangat kemerdekaan terasa begitu kental di Desa Karangsari, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang. Sebanyak 17 kontingen dari berbagai unsur masyarakat ikut memeriahkan Karnaval Budaya dan Parade Sound System dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Sabtu (19/9/2026).

Kemeriahan semakin terasa ketika para peserta mulai menyusuri rute karnaval sepanjang kurang lebih 3 kilometer. Beragam kostum, kreasi budaya, hingga penampilan sound system menjadi daya tarik tersendiri yang mengundang antusiasme masyarakat di sepanjang perjalanan.

Bagi warga Karangsari, karnaval bukan sekadar hiburan. Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk berkumpul, berkreasi, sekaligus mempererat rasa kebersamaan antarwarga.

Kepala Desa Karangsari, H. Deni, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk partisipasi dan kreativitas masyarakat dalam mengisi momentum kemerdekaan.

“Alhamdulillah kegiatan Karnaval Budaya dan Parade Sound System Desa Karangsari dapat terlaksana dengan meriah. Ini merupakan bentuk kebersamaan masyarakat sekaligus untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujar H. Deni.

Salah satu kontingen yang turut mencuri perhatian yakni peserta dari RT 19 dan RT 20 RW 04 yang mengangkat tema Kerajaan Singosari. Dengan konsep tersebut, para peserta menghadirkan nuansa sejarah dan budaya dalam rangkaian karnaval. Kontingen tersebut dipimpin oleh Cak Ulum selaku ketua kontingen.

Kegiatan tersebut juga mendapat perhatian dari jajaran pemerintah daerah dan unsur Forkopimcam Bantur. Hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Dr. Ir. Budiar Anwar, M.Si., Wakil Ketua I Ir. H. Kholiq, M.A.P. (PKB), serta jajaran Forkopimcam Bantur.

Turut hadir Camat Bantur Bayu Jatmiko, S.STP., dan Kapolsek Bantur AKP Ahmad Taufik Syaifuddin, S.H., M.H.

Demi memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar, Polsek Bantur menerjunkan 16 personel. Dukungan juga diberikan Koramil Bantur dengan 5 personel, Kecamatan Bantur sebanyak 6 personel, serta 4 personel Puskesmas Wonokerto untuk mendukung aspek kesehatan selama kegiatan berlangsung.

Sepanjang rute, warga tampak antusias menyaksikan berbagai penampilan dari setiap kontingen. Kreativitas yang ditampilkan menjadi warna tersendiri dalam perayaan kemerdekaan di Desa Karangsari.

Lebih dari sekadar parade, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat gotong royong, persatuan, kebersamaan, dan semangat kebangsaan di tengah masyarakat.

Arifpin