CV Lang Buana Dukung Bongkar Ratoon, Target Tebu Malang Dikejar 10 Ribu Hektare
MALANG | Krisnanewstv.com — Upaya meningkatkan produktivitas tanaman tebu di Kabupaten Malang terus dikebut. Salah satu langkah yang menjadi perhatian adalah program bongkar ratoon, yakni peremajaan tanaman tebu yang diharapkan mampu mendorong hasil produksi sekaligus menjaga keberlanjutan usaha petani.
Dukungan terhadap program tersebut datang dari CV Lang Buana. Perusahaan menyatakan siap bersinergi dengan pemerintah dan para pemangku kepentingan untuk menyukseskan program bongkar ratoon di wilayah Kabupaten Malang.
Pembahasan program tersebut berlangsung dalam pertemuan di Ruang Rapat Bupati Malang, Kamis (3/9/2026). Pertemuan dihadiri Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M.M., Brigjen Arif Hendro Jatmiko, Plt. Dirjen BUN Heru Tri Widarto, serta Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Malang Ir. Avicenna M. Saniputera, M.T., M.H.
Turut hadir Budi Widodo selaku Kabid, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malang Ahmad Dzulfikar Nurrhman, serta Pimpinan CV Lang Buana Bambang Setyawan.
Dalam pertemuan itu, target bongkar ratoon di Kabupaten Malang menjadi salah satu pembahasan utama. Target yang sebelumnya berada di kisaran 7.454 hektare didorong meningkat menjadi 10.000 hektare.
Angka tersebut tentu bukan target kecil. Dibutuhkan kerja bersama dari berbagai pihak agar program tidak berhenti sebatas angka di atas kertas, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh petani tebu.
Peran Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) juga dinilai penting. PPL diharapkan aktif turun ke lapangan, memberikan sosialisasi, pendampingan, sekaligus membantu petani memahami manfaat peremajaan tanaman melalui program bongkar ratoon.
Bagi petani, peningkatan produktivitas bukan hanya soal produksi tebu, tetapi juga berkaitan langsung dengan keberlanjutan pendapatan dan masa depan usaha pertanian mereka.
Pimpinan CV Lang Buana Bambang Setyawan menegaskan komitmen perusahaan untuk mendukung penuh pelaksanaan program bongkar ratoon di Kabupaten Malang.
Menurutnya, keberhasilan mengejar target 10 ribu hektare membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah, dinas terkait, perusahaan, PPL, kelompok tani, hingga petani sebagai pelaku utama di lapangan.
Dengan kolaborasi tersebut, program bongkar ratoon diharapkan mampu berjalan lebih optimal, meningkatkan produktivitas tanaman tebu, sekaligus ikut mendorong kesejahteraan petani di Kabupaten Malang.
Target 10 ribu hektare kini bukan sekadar angka. Tantangannya adalah bagaimana seluruh pihak bergerak bersama agar target tersebut benar-benar menjadi langkah nyata menuju pertanian tebu Malang yang lebih produktif dan berkelanjutan.
Arif | Krisnanewstv.com
