Guncang Malang Raya dengan 18 Fuso, Spektakuler Sengguruh 2026 Sukses Gerakkan Ekonomi Warga

MALANG, Krisnanewstv.com – Pesta rakyat bertajuk “Spektakuler Sengguruh 2026” sukses mengguncang perhatian warga Malang Raya. Digelar selama tiga hari, 27–29 Agustus 2026, kegiatan yang memadukan kreativitas budaya, karnaval, dan battle sound system tersebut berlangsung meriah hingga puncak acara pada Sabtu (29/8/2026).

Tak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, gelaran tersebut juga dinilai memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi warga Desa Sengguruh dan sekitarnya.

Pada puncak acara, kemeriahan semakin terasa ketika rombongan karnaval bergerak dengan melibatkan 18 armada Fuso yang membawa berbagai dekorasi dan perangkat sound system berukuran besar. Barisan diawali kendaraan Jeep Kepala Desa Sengguruh, H. Jamburi, kemudian disusul jajaran Muspika, pasukan Paskibraka, lembaga masyarakat, hingga peserta karnaval umum.

Antusiasme masyarakat terlihat dari memadatinya sejumlah titik sepanjang jalur karnaval. Meski jumlah pengunjung mencapai ribuan orang, rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan tertib hingga acara berakhir.

Camat Kepanjen Eno Imam Safari, S.Sos. menyampaikan apresiasi terhadap panitia dan masyarakat yang dinilai mampu menjaga keamanan serta ketertiban selama kegiatan berlangsung.

“Kami atas nama Pemerintah Kecamatan Kepanjen sangat bangga melihat antusiasme yang luar biasa ini. Event ‘Spektakuler Sengguruh 2026’ bukan sekadar hiburan massal, melainkan bukti nyata bagaimana kolaborasi seni budaya dan tren modern mampu menjadi penggerak ekonomi kerakyatan,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan berskala besar seperti ini turut memberikan efek terhadap sektor ekonomi lokal. Sejumlah penginapan maupun tempat tinggal warga yang dimanfaatkan sebagai homestay turut mendapatkan manfaat, sementara pelaku UMKM memperoleh peluang meningkatkan pendapatan selama kegiatan berlangsung.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan dan dikemas semakin profesional sehingga mampu menjadi agenda tahunan yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Desa Sengguruh H. Jamburi menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat dan peserta yang telah ikut menyukseskan kegiatan tersebut.

“Apresiasi terbesar saya berikan kepada seluruh warga Sengguruh dan para peserta yang terlibat. Membawa 18 kendaraan Fuso dengan muatan dekorasi dan sound system besar tentu bukan hal mudah. Namun berkat kerja sama tim yang solid, semuanya berjalan lancar dan aman,” kata Jamburi.

Ia menilai suksesnya kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa masyarakat Desa Sengguruh mampu menggelar kegiatan berskala regional dengan tetap mengedepankan ketertiban dan keamanan.

Dampak ekonomi, lanjut Jamburi, juga dirasakan langsung oleh masyarakat. Sejumlah rumah warga disewa untuk dijadikan tempat menginap para kru, sementara pelaku UMKM mendapatkan keuntungan dari meningkatnya jumlah pengunjung.

“Dampak ekonominya langsung dirasakan oleh warga kami. Rumah-rumah penduduk lokal disewa menjadi homestay para kru dan pelapak UMKM juga mendapatkan keuntungan. Ini adalah pesta dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat Sengguruh,” tegasnya.

Rangkaian Spektakuler Sengguruh 2026 akhirnya ditutup dengan tertib pada Sabtu malam. Setelah seluruh peserta dan pengunjung meninggalkan lokasi, arus lalu lintas di kawasan Sengguruh secara bertahap kembali normal.

Gelaran tiga hari tersebut tak hanya meninggalkan kemeriahan dan tontonan bagi masyarakat, tetapi juga menunjukkan bahwa kegiatan budaya dan hiburan berbasis masyarakat dapat menjadi ruang bertemunya kreativitas, kebersamaan, sekaligus perputaran ekonomi lokal.

(Suryadi)