Hadiri Doa Bersama GARDA, Kapolres Kediri Ajak Ratusan Ojol Jaga Persatuan dan Kondusivitas

Berita Krisnanewstv.com || KEDIRI – Pesan persatuan dan kebersamaan mengemuka dalam doa bersama Gabungan Aksi Roda Dua (GARDA) Kediri Raya di kawasan Eks Terminal Simpang Lima Gumul (SLG), Rabu (26/8/2026). Kapolres Kediri AKBP Muh. Wahyudin Latif hadir dalam kegiatan tersebut sekaligus mengajak ratusan pengemudi ojek online (ojol) memperkuat nasionalisme, persaudaraan, dan menjaga situasi keamanan tetap kondusif.

Kegiatan doa bersama yang berlangsung pada Rabu sore itu diikuti sekitar 500 pengemudi ojol se-Kediri Raya. Para peserta berasal dari berbagai aplikator, di antaranya Gojek, Grab, Maxim, Shopee, serta sejumlah aplikator lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Kediri menegaskan komitmen Polres Kediri Polda Jawa Timur untuk terus hadir di tengah masyarakat. Kehadiran kepolisian, menurutnya, merupakan bagian dari upaya memberikan pelayanan sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

AKBP Latif mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk komunitas pengemudi ojol, untuk terus memperkuat rasa nasionalisme, optimisme, serta persaudaraan sebagai sesama warga negara.

Menurutnya, persatuan merupakan fondasi penting bagi keberlangsungan bangsa. Karena itu, masyarakat diingatkan agar tidak mudah terpengaruh oleh berbagai opini maupun informasi yang berpotensi memecah belah persatuan.

“Mari kita perkuat rasa nasionalisme dan persaudaraan demi kemajuan dan kesejahteraan bagi kehidupan bangsa Indonesia,” ujar AKBP Latif.

Ia menambahkan, energi masyarakat seharusnya diarahkan untuk mendukung pembangunan dan kemajuan bangsa, bukan terkuras akibat konflik maupun perpecahan.

Kapolres Kediri juga menilai sinergi antara kepolisian dan masyarakat perlu terus diperkuat. Hubungan yang baik antara aparat dan warga diharapkan dapat turut mendorong tumbuhnya kedewasaan dalam berdemokrasi.

“Melalui sinergi yang kuat antara Polri dan warga, diharapkan kedewasaan berdemokrasi di Indonesia dapat terus tumbuh di atas fondasi persatuan yang kokoh,” pungkasnya.

Sementara itu, kegiatan yang digelar GARDA Kediri Raya tidak hanya menjadi momentum untuk berdoa bagi keselamatan bangsa dan negara. Acara tersebut juga diisi dengan doa lintas agama, dilanjutkan pernyataan sikap serta komitmen bersama.

Kebersamaan tampak dalam kegiatan yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari anggota GARDA, pemerintah daerah hingga jajaran kepolisian.

Selain menyampaikan doa dan pesan persatuan, para pengemudi ojol juga memanfaatkan kegiatan tersebut untuk menyampaikan aspirasi kepada pemerintah. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah penerbitan Perpres Nomor 27 yang diharapkan dapat memberikan kepastian perlindungan dan kesejahteraan bagi pengemudi ojol.

Kapolres Kediri mengapresiasi pelaksanaan doa bersama tersebut. Ia berharap pesan kebersamaan dan persatuan yang disampaikan dalam kegiatan dapat terus dipelihara serta diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat.

Masyarakat, termasuk komunitas pengemudi ojol, diimbau tetap menjaga persaudaraan, tidak mudah terprovokasi informasi yang belum terverifikasi, serta menyampaikan aspirasi secara tertib dan damai. Persatuan dan situasi kamtibmas yang kondusif menjadi tanggung jawab bersama agar seluruh aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan aman.

Jurnalis: Mohamad Yunus