Polisi Sahabat Anak, Satlantas Kediri Kota Edukasi Keselamatan Sejak Usia Dini

Berita Krisnanewstv.com || KEDIRI KOTA – Satlantas Polres Kediri Kota terus menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANAK). Kegiatan edukasi tersebut digelar oleh Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) di Taman Lalu Lintas, Kelurahan Tempurejo, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, Senin (6/7/2026), dengan melibatkan anak-anak Pre-School Teman Kecil Kediri.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB itu dikemas secara edukatif dan menyenangkan. Anak-anak diperkenalkan berbagai materi mengenai keselamatan berlalu lintas, mulai dari pentingnya disiplin di jalan raya, pengenalan profesi Polri, fungsi Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL), hingga pengenalan rambu-rambu lalu lintas.
Melalui metode belajar sambil bermain, para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menanamkan nilai disiplin, kepatuhan terhadap aturan, serta kepedulian terhadap keselamatan di jalan sejak usia dini.
Kapolres Kediri Kota AKBP Dr. Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kasat Lantas AKP Tutud Yudho Prastyawan, S.H., mengatakan bahwa program Polisi Sahabat Anak merupakan salah satu bentuk komitmen Polri dalam membangun budaya tertib berlalu lintas sejak dini.

“Melalui kegiatan POLSANAK, kami ingin menanamkan kesadaran kepada anak-anak bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Edukasi sejak usia dini diharapkan dapat membentuk karakter generasi yang disiplin, patuh terhadap aturan, serta memiliki kepedulian terhadap keselamatan di jalan raya,” ujar AKP Tutud.
Ia menambahkan, pendekatan yang humanis dan ramah anak juga bertujuan memperkenalkan sosok Polri sebagai sahabat masyarakat sehingga anak-anak tumbuh dengan rasa percaya sekaligus memahami pentingnya keselamatan berlalu lintas.
Satlantas Polres Kediri Kota berkomitmen untuk terus memperluas program edukasi keselamatan berlalu lintas kepada seluruh lapisan masyarakat sebagai langkah preventif dalam menciptakan budaya berlalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan.
Orang tua dan tenaga pendidik diharapkan turut berperan aktif memberikan contoh tertib berlalu lintas kepada anak-anak. Pendidikan keselamatan sejak dini menjadi investasi penting untuk menciptakan generasi yang disiplin, bertanggung jawab, dan menghargai keselamatan di jalan raya.(hms/yns)
