“Sabuk Kamtibmas” Polres Lamongan, Merajut Kedekatan Polisi dan Masyarakat dalam Suasana Halal Bihalal

Lamongan – Suasana hangat penuh kebersamaan terasa di halaman Mapolres Lamongan saat ratusan warga dari berbagai elemen, termasuk perguruan silat, berkumpul dalam kegiatan silaturahmi dan halal bihalal bertajuk “Sabuk Kamtibmas”, Kamis (16/4/2026).

Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan ruang pertemuan yang mempertemukan polisi dan masyarakat dalam suasana yang lebih dekat, setara, dan penuh kekeluargaan.

Kapolres Lamongan, AKBP Arif Fazlurrahman, hadir langsung didampingi Wakapolres Kompol Jodi Indrawan beserta jajaran pejabat utama dan para kapolsek. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Polri ingin hadir tidak hanya sebagai aparat, tetapi juga sebagai bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin lebih dekat, menyapa, dan menjalin silaturahmi secara langsung dengan masyarakat,” ujarnya di hadapan para peserta.

Lebih dari itu, Kapolres menekankan bahwa polisi dan masyarakat sejatinya tidak memiliki sekat. Keduanya adalah bagian dari satu lingkungan sosial yang sama—hidup berdampingan sebagai tetangga, saling menjaga, dan saling peduli.

“Kami ini juga bagian dari panjenengan semua. Kita adalah keluarga besar yang hidup bersama di tengah masyarakat,” ungkapnya dengan nada penuh kehangatan.

Dalam momen tersebut, ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kebersamaan dan meningkatkan kepedulian sosial. Menurutnya, keamanan tidak bisa dibangun sendiri, melainkan harus tumbuh dari rasa memiliki dan tanggung jawab bersama.

Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan kepolisian 110 jika menemukan potensi gangguan kamtibmas. Respons cepat dari aparat, menurutnya, akan lebih efektif jika didukung partisipasi aktif warga.

“Semoga kegiatan ini benar-benar menjadi ‘sabuk kamtibmas’ yang mengikat kuat persaudaraan dan kekompakan kita semua,” tegasnya.

Acara berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab, sebelum ditutup dengan foto bersama yang menggambarkan eratnya kebersamaan antara Polri dan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, pesan tentang kedekatan, pelayanan, dan kesetaraan terasa nyata. Bahwa menjaga keamanan bukan hanya tugas polisi, tetapi gerakan bersama yang lahir dari hubungan yang harmonis dan saling percaya.ag/hum