Akses “Seribu Pantai” Digenjot! Jalan Nasional Gondanglegi–Balekambang Dikebut, Wajah Malang Selatan Siap Berubah

Akses “Seribu Pantai” Digenjot! Jalan Nasional Gondanglegi–Balekambang Dikebut, Wajah Malang Selatan Siap Berubah

 

Malang, Krisnanewstv.com – Proyek pembangunan dan peningkatan jalan nasional ruas Gondanglegi–Balekambang terus dikebut tanpa jeda. Fokus pengerjaan saat ini mengarah ke titik strategis di sekitar Jembatan Pelangi, Desa Srigonco, Kecamatan Bantur—gerbang utama menuju kawasan wisata pantai selatan yang kian menggeliat.

Pantauan di lapangan, Rabu (18/03), alat berat bekerja intensif memperlebar badan jalan, meratakan permukaan, hingga memperkuat struktur di titik-titik krusial, termasuk area rawan jurang di sekitar Jembatan Pelangi. Perubahan mulai terlihat nyata—jalan semakin lebar, lebih rapi, dan menjanjikan akses yang jauh lebih nyaman.

 

Tak hanya infrastruktur jalan, pembangunan fasilitas pendukung seperti sekolah SR dan kawasan KDMP di sekitar lokasi juga ikut dikebut. Kawasan ini diproyeksikan menjadi simpul baru pertumbuhan ekonomi sekaligus pusat aktivitas masyarakat di Malang Selatan.

 

Camat Bantur, Bayu Jatmiko, S.STP, menegaskan bahwa proyek ini bukan sekadar pembangunan jalan, tetapi langkah strategis untuk mengangkat taraf hidup masyarakat.

“Dengan akses yang lebih baik, potensi wisata dan ekonomi di Malang Selatan akan semakin terbuka lebar,” ujarnya.

 

Sementara itu, Santur selaku pelaksana proyek dari PT Jakon menyampaikan optimisme tinggi terhadap progres pekerjaan.

“Kami terus bekerja maksimal. Harapannya tidak ada kendala berarti dan proyek bisa selesai sesuai target. Mohon doa dari semua pihak,” ungkapnya. Hal senada juga disampaikan Agung dan Willy yang terlibat dalam pelaksanaan proyek.

Berdasarkan perkembangan terbaru awal 2026, proyek sepanjang kurang lebih 30 kilometer ini kini berstatus sebagai Jalan Nasional, sehingga mendapat prioritas pendanaan dari APBN. Target penyelesaian dipatok antara Mei hingga Desember 2026.

 

Namun demikian, kondisi di lapangan masih menantang. Di beberapa titik, jalan masih berlumpur saat hujan dan berdebu saat cuaca kering. Para pengendara diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas di jalur proyek.

 

Pembangunan ini diharapkan menjadi kunci pembuka akses menuju destinasi wisata “seribu pantai” di Malang Selatan, sekaligus mempercepat laju pertumbuhan ekonomi wilayah.

 

Jika proyek ini rampung tepat waktu, bukan tidak mungkin Malang Selatan akan menjelma menjadi magnet baru pariwisata Jawa Timur—lebih hidup, lebih ramai, dan lebih menjanjikan. (Suryadi)