Silaturahmi Ramadan di Makodim 0809 Kediri, Perkuat Sinergi TNI, Media, dan LSM Kediri Raya
Berita Krisnanewstv.com || KEDIRI – Suasana hangat penuh kebersamaan mewarnai kegiatan silaturahmi Ramadan antara jajaran Kodim 0809 Kediri bersama keluarga besar media serta LSM se-Kediri Raya. Kegiatan tersebut digelar di Makodim 0809 Kediri pada Minggu (15/3/2025) pukul 20.30 WIB dan berlangsung dalam suasana kekeluargaan serta dialog terbuka antara berbagai elemen masyarakat.
Dalam sambutan awal, perwakilan media dan LSM Kediri Raya, Priyo, menyampaikan bahwa pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kebersamaan tanpa memandang latar belakang organisasi.

Ia menegaskan bahwa media dan LSM memiliki peran penting sebagai kontrol sosial di tengah masyarakat. Karena itu, kebersamaan yang terbangun diharapkan mampu memperkuat kontribusi dalam mendukung pembangunan daerah.
“Semoga silaturahmi seperti ini dapat terus terjalin. Kita semua hadir di sini dengan semangat yang sama, yaitu semangat kebersamaan untuk masyarakat Kediri Raya,” ujarnya.
Sementara itu, Komandan Kodim 0809 Kediri Letkol Infanteri David Nur Hadiansyah, S.Sos., M.A.P., menyampaikan apresiasi atas kehadiran para jurnalis dan aktivis LSM yang selama ini turut membantu menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan mempererat hubungan antara Kodim, media, dan berbagai elemen masyarakat agar tercipta komunikasi yang baik serta sinergi dalam mendukung pembangunan daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Dandim juga memaparkan perkembangan program strategis nasional yaitu Program Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Program tersebut merupakan perintah langsung dari Presiden Republik Indonesia untuk memperkuat perekonomian masyarakat melalui koperasi di tingkat desa dan kelurahan.
Menurutnya, pemerintah daerah memiliki peran dalam menyiapkan lahan, sementara Kodim bertugas melaksanakan pembangunan fisik gerai koperasi.
“Alhamdulillah, saat ini sekitar 90 persen pembangunan sudah dapat kami selesaikan. Beberapa gerai bahkan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar dua bulan,” jelasnya.
Untuk wilayah Kabupaten Kediri, sebagian besar pembangunan sudah berjalan dengan baik, meskipun masih terdapat beberapa kendala seperti jumlah kepala keluarga yang belum memenuhi syarat, lokasi yang berada di kawasan Perhutani, serta akses jalan yang belum memungkinkan dilalui kendaraan berat.
Sementara itu, di wilayah Kota Kediri saat ini baru terdapat tiga gerai koperasi yang telah dibangun, yakni di Kelurahan Mrican, Pojok, dan Tosaren. Sisanya masih dalam tahap koordinasi karena keterbatasan lahan serta adanya aturan perlindungan lahan pertanian.
Selain program koperasi desa, Dandim juga menyampaikan rencana pembangunan batalyon teritorial baru di wilayah Kediri yang sementara direncanakan bernama Kesatria Joyoboyo, terinspirasi dari sejarah serta kearifan lokal Kediri.
Ia juga mengajak media dan LSM untuk ikut berperan aktif dalam memberikan informasi apabila terdapat persoalan di lapangan, sekaligus membantu menangkal informasi yang tidak benar atau hoaks terkait program pemerintah.
“Kami berharap rekan-rekan media dan masyarakat dapat membantu memberikan informasi yang benar agar tidak terjadi kesalahpahaman di tengah masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, program koperasi desa nantinya juga akan disinergikan dengan program nasional Makan Bergizi Gratis. Melalui sistem tersebut, bahan pangan akan dipasok langsung dari petani di desa sehingga dapat memperkuat perekonomian masyarakat sekaligus memperpendek rantai distribusi.
Kegiatan silaturahmi tersebut diharapkan menjadi awal yang baik untuk memperkuat komunikasi serta kerja sama antara TNI, media, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas wilayah sekaligus mendukung pembangunan di Kediri Raya.
Jurnalis: Mohamad Yunus
