Warga 4 Desa di Malang Selatan Geram! Jalan Rusak Parah Bertahun-tahun, Ancaman Demo Menguat
WONOKERTO, Krisnanewstv.com – Kekesalan warga di wilayah Malang Selatan akhirnya memuncak. Jalan kabupaten penghubung empat desa yakni Wonokerto, Pringgodani, Karangsari, dan Rejoyoso Kecamatan Bantur dilaporkan rusak parah dan belum mendapatkan perbaikan maksimal dari pemerintah daerah.
Jalur yang oleh warga disebut sebagai “segitiga emas” ini menjadi akses vital bagi aktivitas ekonomi masyarakat, terutama pengangkutan hasil pertanian dari desa menuju pasar. Namun kondisi jalan yang berlubang dan rusak membuat pengendara harus ekstra hati-hati saat melintas.
Pantauan awak media Jumat (13/03/2026) menunjukkan kerusakan cukup parah terjadi di sekitar RT 39 Gampingan Wonokerto hingga pertigaan menuju Sawuhan Pringgodani, Karangsari, dan jalur menuju Karangsuko–Rejoyoso.
Lubang-lubang besar terlihat di beberapa titik jalan, bahkan sebagian di antaranya sudah cukup dalam dan berpotensi membahayakan pengendara roda dua.
Tambal Sulam Tak Bertahan Lama
Warga menilai perbaikan yang selama ini dilakukan pemerintah hanya bersifat sementara. Jalan yang ditambal sering kali kembali rusak hanya dalam hitungan hari, terutama saat diguyur hujan dan dilalui kendaraan berat.
“Baru dua atau tiga hari ditambal, sudah rusak lagi. Padahal kendaraan yang lewat banyak yang besar,” ungkap salah satu warga kepada awak media.
Warga Mulai Bicara Aksi Demo
Roy, warga Karangsuko Rejoyoso, mengatakan warga sebenarnya sudah lama kesal dengan kondisi tersebut. Bahkan muncul rencana aksi protes jika tidak ada perhatian dari pemerintah.
“Perbaikan seperti tidak serius, cuma tambal sulam. Warga sebenarnya ingin demo, tapi karena masih bulan puasa ditunda. Setelah Lebaran kemungkinan ada aksi kalau tetap tidak ada perhatian,” tegasnya.
Hal senada disampaikan Matrikram, tokoh masyarakat Gampingan Wonokerto. Ia mengaku sering melihat pengendara terjatuh akibat jalan rusak di depan rumahnya.
“Warga sudah geram. Banyak orang jatuh di sini karena jalan rusak parah,” ujarnya.
Kepala Desa Ikut Terima Keluhan Warga
Kepala Desa Karangsari Abah Deni membenarkan kondisi jalan menuju wilayah desanya memang rusak cukup lama.
Menurutnya, perbaikan sempat dilakukan beberapa bulan lalu, namun hanya tambal sulam sehingga kerusakan kembali muncul.
Sementara Kepala Desa Wonokerto Termidi Kuswanto mengatakan pihak desa sering menerima keluhan warga terkait jalan tersebut.
“Banyak warga mengadu ke kami, tapi ini kewenangan Pemerintah Kabupaten Malang melalui Dinas Bina Marga. Kami juga sudah beberapa kali mengusulkan perbaikan,” jelasnya.
Bina Marga Sebut Perbaikan Sudah Diusulkan
Saat dikonfirmasi, Mahmud dari UPT Bina Marga Unit Pagak mengatakan bahwa ruas jalan Gampingan Wonokerto menuju Pringgodani, Karangsari, dan Rejoyoso sebenarnya sudah diusulkan untuk diperbaiki.
“Jalan tersebut sudah kita usulkan. Untuk realisasi perbaikannya nanti akan kami kabarkan lebih lanjut,” ujarnya.
Jalan kabupaten Gampingan – Wonokerto – Pringgodani – Rejoyoso – Karangsari sendiri merupakan salah satu urat nadi transportasi penting di wilayah Malang Selatan yang menghubungkan aktivitas ekonomi antar desa.
Warga berharap pemerintah daerah segera melakukan perbaikan permanen, agar jalur vital tersebut kembali aman dilalui masyarakat.
(Suryadi)
