Sosialisasi JKN di Kediri, DPR RI dan BPJS Kesehatan Bahas Keluhan BPJS Nonaktif

 

Berita Krisnanewstv || KEDIRI – Anggota DPR RI Komisi IX, Nurhadi, S.Pd., M.H., menggelar sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bertajuk “Transformasi Mutu Pelayanan Melalui Inovasi BPJS Kesehatan untuk Memudahkan Akses Pelayanan Kesehatan” di Kota Kediri, Selasa (10/3/2026) siang.

 

Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 250 warga yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai pertanyaan dan keluhan terkait layanan BPJS Kesehatan, terutama mengenai kartu BPJS yang mendadak tidak aktif.

 

Nurhadi menjelaskan bahwa program JKN memiliki dua kategori kepesertaan, yakni peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang iurannya dibayarkan pemerintah dan peserta mandiri yang membayar iuran sendiri.

 

Menurutnya, perubahan status kepesertaan sering terjadi karena adanya pemutakhiran data sosial ekonomi masyarakat berdasarkan survei Badan Pusat Statistik (BPS). Akibatnya, sebagian warga yang sebelumnya menerima bantuan iuran tidak lagi tercatat sebagai penerima sehingga kartu BPJS mereka menjadi tidak aktif.

 

Namun demikian, pemerintah memberikan masa toleransi pelayanan selama tiga bulan. Dalam periode tersebut masyarakat tetap bisa memperoleh layanan kesehatan di rumah sakit meskipun status kepesertaannya belum aktif.

 

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kediri, Tutus Novita Dewi, menjelaskan bahwa penentuan status penerima bantuan iuran bukan kewenangan BPJS, melainkan berada di bawah Kementerian Sosial dan Dinas Sosial daerah.

 

Ia menyarankan masyarakat yang kartunya dinonaktifkan agar melakukan konfirmasi ke Dinas Sosial untuk proses verifikasi ulang. Apabila masih memenuhi kriteria penerima bantuan, maka kepesertaan dapat diaktifkan kembali.

 

Melalui sosialisasi ini diharapkan masyarakat semakin memahami mekanisme program JKN serta langkah yang harus dilakukan apabila kartu BPJS mengalami perubahan status.

 

Masyarakat juga diimbau untuk selalu memperbarui data kepesertaan serta menjaga pola hidup sehat sebagai langkah pencegahan penyakit.

 

Jurnalis: Mohamad Yunus