ARIF FATIKUNNADA: GPM Swahira Dukung Langkah BGN Awasi Standar Mutu Program MBG
Kabupaten Kediri — Ketua GPM Swahira, Arif Fatikunnada, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, yang melakukan penghentian operasional terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) bermasalah sebagai bagian dari pengawasan kualitas program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menurut Arif, langkah tegas tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga standar mutu makanan bagi para penerima manfaat, khususnya anak-anak sekolah dan kelompok rentan yang menjadi sasaran program nasional tersebut.
Sebelumnya, Dadan Hindayana menegaskan bahwa penghentian operasional dilakukan sebagai mekanisme pengawasan dan evaluasi internal guna memastikan tidak ada pelanggaran standar mutu maupun prosedur distribusi makanan.
“SPPG yang mengalami kejadian kami hentikan operasionalnya, dan lamanya penghentian tergantung seberapa berat kasus yang terjadi,” ujar Dadan.
Arif Fatikunnada menekankan bahwa kebijakan tersebut tidak boleh berhenti pada tataran wacana semata. Ia meminta agar langkah pengawasan segera ditindaklanjuti di daerah, khususnya di Kabupaten Kediri, melalui evaluasi konkret dan menyeluruh.
Evaluasi Menyeluruh di Daerah
GPM Swahira mendorong pemerintah daerah bersama instansi terkait untuk melakukan evaluasi komprehensif terhadap pelaksanaan program MBG, meliputi:
- Kualitas makanan yang disalurkan kepada penerima manfaat
- Standar mutu dan kelayakan konsumsi
- Kesesuaian harga makanan dengan standar yang telah ditetapkan BGN
- Ketepatan distribusi dan manajemen operasional
Selain itu, Arif juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap aspek administratif dan infrastruktur pelaksana program, termasuk legalitas dan sertifikasi pihak penyedia layanan.
“Kami meminta agar bangunan operasional serta sertifikasi pelaksana MBG benar-benar dilakukan pengecekan secara menyeluruh, sehingga di kemudian hari tidak menimbulkan persoalan hukum maupun dampak terhadap penerima manfaat,” tegasnya.
GPM Swahira berharap pengawasan program MBG dapat berjalan transparan, akuntabel, dan berpihak pada kualitas pelayanan gizi masyarakat, sehingga tujuan peningkatan kesehatan dan kualitas sumber daya manusia benar-benar tercapai.(red)
